Momentum Hari Sumpah Pemuda, LDII Ajak Generasi Muda Jaga Persatuan dan Bijak Bermedia Sosial

Min.co.id | Jakarta – Peringatan Hari Sumpah Pemuda menjadi momentum bagi generasi muda untuk memperkuat persatuan, menjaga kerukunan, dan lebih bijak menggunakan media sosial di tengah derasnya arus informasi digital.

Ketua DPP Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII), Ibnu Anwarudin, mengingatkan bahwa semangat Sumpah Pemuda harus diwujudkan melalui sikap saling menghargai, kemampuan menghadapi perbedaan, serta kontribusi nyata bagi masyarakat.

Menurutnya, pemuda tidak cukup hanya bangga terhadap kelompok atau golongannya sendiri. Generasi muda perlu mengambil peran dalam menyelesaikan persoalan bangsa dan membangun kerja sama lintas kelompok demi kepentingan bersama.

Ibnu menegaskan, tantangan pemuda saat ini tidak hanya berkaitan dengan kemampuan dan persaingan di dunia kerja, tetapi juga bagaimana menjaga persatuan di tengah perkembangan teknologi dan potensi perpecahan di ruang digital.

Ia mendorong generasi muda menerapkan enam tabiat luhur LDII, yakni rukun, kompak, bekerja sama dengan baik, jujur, amanah, dan kerja keras, baik dalam kehidupan sehari-hari maupun saat berinteraksi di media sosial.

Bijak Bermedia Sosial, Jangan Mudah Terprovokasi

Media sosial memberikan kemudahan bagi generasi muda untuk memperoleh informasi dan berkomunikasi. Namun, tanpa sikap kritis, platform digital juga dapat menjadi tempat penyebaran informasi keliru yang memicu kesalahpahaman hingga perselisihan.

Karena itu, Ibnu mengingatkan pentingnya tabayun, yakni memeriksa kebenaran informasi sebelum mempercayai atau menyebarkannya, terutama informasi sensitif yang berpotensi menimbulkan konflik di masyarakat.

“Pemuda harus cerdas menggunakan teknologi sekaligus menjaga etika. Perbedaan pendapat tidak harus berujung pada penghinaan atau permusuhan. Periksa informasi sebelum membagikannya dan jangan mudah terprovokasi oleh konten yang memecah belah,” tegasnya.

Sementara itu, Sekretaris LDII Kota Kediri, Asyhari Eko Prayitno, menyampaikan hal senada. Ia menilai generasi muda memiliki peran penting dalam mencegah penyebaran disinformasi sekaligus menjaga suasana yang kondusif di tengah masyarakat.

Menurut Asyhari, media sosial dapat memberikan manfaat besar apabila digunakan secara tepat. Sebaliknya, penyebaran informasi yang belum jelas kebenarannya dapat memperkeruh suasana dan merusak hubungan antarmasyarakat.

“Di era digital saat ini, media sosial bagaikan pisau bermata dua yang bisa membawa manfaat besar namun juga menyimpan potensi bahaya jika salah disikapi. Kami di daerah, khususnya para pemuda LDII Kota Kediri, terus didorong untuk cerdas berliterasi digital, selalu mengedepankan tabayun, serta memanfaatkan kecanggihan teknologi secara produktif untuk syiar, dakwah, dan kebaikan sosial,” ujar Asyhari.

Ia berharap pemuda dapat menjadi pelopor persatuan dengan menyampaikan informasi yang bermanfaat, menjaga etika komunikasi, dan tidak ikut menyebarkan kabar yang belum terverifikasi.

Dorong Kemandirian dan Pengabdian Pemuda

Selain penguatan karakter dan literasi digital, DPP LDII juga mendorong generasi muda meningkatkan kompetensi serta membangun kemandirian ekonomi.

Ibnu menilai bekerja sebagai karyawan maupun profesional merupakan pilihan yang terhormat. Namun, keberanian mengembangkan usaha dan menciptakan lapangan kerja juga menjadi peluang bagi pemuda untuk berkontribusi terhadap kesejahteraan masyarakat.

Pemuda juga didorong terlibat dalam berbagai kegiatan pengabdian, mulai dari bidang sosial, pendidikan hingga pembangunan daerah. Kolaborasi antara generasi muda dan senior diperlukan agar pengalaman dapat berjalan beriringan dengan kreativitas serta semangat pembaruan.

Melalui pembinaan karakter, penguatan wawasan kebangsaan, dan peningkatan keterampilan digital, LDII berharap generasi muda mampu meneruskan semangat Sumpah Pemuda dalam kehidupan nyata.

Persatuan, menurut LDII, bukan sekadar semboyan yang diperingati setiap tahun. Nilai tersebut perlu diwujudkan melalui sikap saling menghormati, bertanggung jawab dalam bermedia sosial, serta kesediaan bekerja sama di tengah perbedaan demi kemajuan bangsa.

Penulis: Chandra
Editor: Redaksi
Sumber: Humas LDII Kota Kediri, Diolah Redaksi

Komentar

News Feed