Min.co.id | Sukabumi– Keamanan sebuah kota tidak selalu dimulai dari sirene patroli atau tindakan penegakan hukum. Kadang, ia tumbuh dari percakapan yang sederhana ketika polisi duduk bersama pemerintah daerah, tokoh agama dan tokoh masyarakat, lalu membuka ruang untuk saling mendengar.
Suasana seperti itu terlihat saat Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Dr. Pipit Rismanto bertemu sejumlah unsur Forkopimda Kota Sukabumi, tokoh masyarakat dan tokoh agama dalam rangkaian kunjungan kerja di Polres Sukabumi Kota, Senin (14/9/2026).
Pertemuan tersebut bukan sekadar agenda kunjungan. Di tengah berbagai persoalan sosial yang dapat memengaruhi keamanan dan ketertiban, komunikasi lintas elemen menjadi bagian penting untuk menjaga agar persoalan tidak berkembang menjadi gangguan yang lebih besar.
Kapolda Jabar terlihat berdialog langsung dengan unsur Forkopimda serta para tokoh masyarakat dan tokoh agama. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban.
Bagi masyarakat, keberadaan tokoh agama dan tokoh masyarakat memiliki posisi yang berbeda dengan aparat penegak hukum. Mereka hidup dan berinteraksi langsung dengan warga, memahami persoalan di lingkungannya, sekaligus memiliki ruang untuk menyampaikan pesan yang menyejukkan ketika muncul persoalan.
Karena itu, kolaborasi tidak berhenti pada urusan menjaga keamanan. Komunikasi yang terbangun di antara polisi, pemerintah dan masyarakat juga menjadi jalan untuk mencegah kesalahpahaman serta memperkuat kepercayaan.
Kapolda Jabar pun mendorong jajaran kepolisian untuk terus membangun kedekatan dengan masyarakat. Polisi, kata dia, tidak hanya hadir ketika gangguan keamanan terjadi, tetapi juga perlu hadir dalam upaya pencegahan.
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan, S.I.K., M.H. mengatakan, silaturahmi dengan Forkopimda, tokoh agama dan tokoh masyarakat menjadi bagian penting dalam memperkuat kolaborasi menjaga kamtibmas.
“Sinergi dengan Forkopimda, tokoh agama dan tokoh masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga kamtibmas. Komunikasi dan kolaborasi ini akan terus kami perkuat,” ujarnya.
Di tingkat kewilayahan, Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sentot Kunto Wibowo menyatakan kesiapan jajarannya untuk terus membangun komunikasi dengan berbagai komponen masyarakat.
“Kami senantiasa siap memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan terbaik kepada masyarakat, tentunya dengan dukungan dan sinergi seluruh elemen yang ada,” katanya.
Pertemuan itu sekaligus membawa semangat JAWARA,Jaga dan Rawat Jawa Barat. Pesannya sederhana, tetapi membutuhkan kerja bersama: keamanan bukan semata-mata tanggung jawab polisi.
Ada pemerintah yang membuat kebijakan, aparat yang menjalankan tugas, tokoh agama yang menyampaikan pesan moral, tokoh masyarakat yang menjadi penghubung dengan warga, serta masyarakat yang ikut menjaga lingkungannya.
Pada akhirnya, rasa aman tidak hanya dibangun melalui kehadiran aparat di jalan. Ia juga lahir dari komunikasi yang terbuka, kepercayaan yang dirawat dan kesediaan berbagai pihak untuk menghadapi persoalan bersama.
Penulis: Redaksi
Editor: Redaksi Min.co.id
Sumber: Bid Humas Polda Jabar,Diolah Redaksi










Komentar