Polisi Hadir di Tengah Aktivitas Warga, Patroli Dialogis Polres Ciamis Sasar Pegadaian

Min.co.id | Ciamis – Kehadiran polisi di tengah aktivitas warga tidak selalu berarti ada gangguan keamanan. Di sejumlah titik yang ramai, keberadaan personel justru menjadi bagian dari upaya mencegah gangguan sebelum terjadi.

Hal itu terlihat saat Unit Patroli Satuan Samapta Polres Ciamis melaksanakan patroli dialogis pada Rabu (26/8/2026). Salah satu lokasi yang disambangi adalah Kantor Pegadaian Ciamis, yang menjadi salah satu objek vital dengan aktivitas masyarakat dan transaksi cukup tinggi.

Patroli dimulai sekitar pukul 13.00 WIB. Personel tidak hanya berkeliling memantau kondisi lingkungan, tetapi juga berdialog dengan masyarakat untuk mengetahui situasi keamanan sekaligus menyampaikan pesan kamtibmas.

Dalam pertemuan singkat tersebut, warga diingatkan agar tidak lengah ketika beraktivitas, memperhatikan kondisi di sekitar dan segera melapor kepada kepolisian apabila menemukan sesuatu yang mencurigakan.

Kapolres Ciamis AKBP Eko Iskandar melalui Kasat Samapta Polres Ciamis IPTU Zezen Zaenal Mutaqin mengatakan patroli dialogis menjadi salah satu cara kepolisian mendekatkan diri kepada masyarakat sekaligus melakukan pencegahan.

“Kehadiran anggota Polri di tengah masyarakat diharapkan mampu mengurangi niat para pelaku kriminal untuk melakukan aksinya. Selain itu, patroli dialogis menjadi sarana bagi personel untuk mendengarkan secara langsung situasi maupun permasalahan yang dirasakan masyarakat,” ujar Zezen.

Menurut dia, informasi yang diperoleh langsung dari masyarakat dapat menjadi bahan bagi personel untuk memahami kondisi keamanan di lapangan. Karena itu, komunikasi menjadi bagian penting dalam kegiatan patroli.

Patroli juga diarahkan ke kawasan yang memiliki aktivitas masyarakat cukup tinggi maupun lokasi yang dinilai membutuhkan perhatian keamanan, termasuk objek vital.

Namun, pendekatan yang dilakukan tidak hanya berupa pemantauan. Personel diminta tetap mengedepankan sikap humanis ketika berinteraksi dengan warga.

Kehadiran personel di kawasan aktivitas masyarakat mendapat respons positif. Seorang warga yang ditemui di lokasi mengatakan patroli polisi membuat masyarakat merasa lebih tenang ketika menjalankan aktivitas.

“Kami merasa lebih aman dan tenang dengan adanya patroli polisi. Kehadiran anggota di lokasi membuat kami merasa diperhatikan,” ungkapnya.

Ia berharap kegiatan serupa dilakukan secara konsisten, terutama di lokasi yang memiliki aktivitas transaksi dan mobilitas warga cukup tinggi.

Bagi masyarakat, kehadiran polisi yang terlihat di lapangan memiliki arti sederhana: ada petugas yang bisa ditemui ketika situasi membutuhkan perhatian.

Zezen menegaskan bahwa menjaga keamanan lingkungan tidak dapat dibebankan hanya kepada kepolisian. Masyarakat juga memiliki peran penting melalui kewaspadaan dan keberanian menyampaikan informasi.

“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan. Keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab Polri, tetapi membutuhkan peran serta seluruh elemen masyarakat,” katanya.

Pola patroli seperti ini pada akhirnya bukan sekadar soal berapa banyak lokasi yang didatangi polisi. Yang lebih penting adalah apakah komunikasi antara aparat dan masyarakat semakin terbuka, sehingga potensi gangguan dapat diketahui dan dicegah lebih awal.

Di tengah aktivitas warga yang terus bergerak, kehadiran polisi di ruang publik menjadi salah satu cara menjaga rasa aman tetap tumbuh—bukan dengan menunggu kejahatan terjadi, melainkan berusaha mencegahnya sejak dini.

Penulis: Redaksi 
Editor: Redaksi Min.co.id
Sumber:Humas Polres Ciamis,Diolah Redaksi

Komentar

News Feed