Min.co.id | Indramayu — Matahari belum terlalu tinggi ketika halaman Masjid Jami Nurul Hikmah, Desa Rancamulya, Kecamatan Gabuswetan, Kabupaten Indramayu, mulai dipenuhi warga, Jumat (7/8/2026) pagi. Iringan musik senam memecah kesunyian, sementara puluhan warga bergerak serempak mengikuti setiap arahan instruktur. Bagi mereka, Jumat pagi bukan sekadar waktu berolahraga, tetapi juga ruang untuk mempererat kebersamaan.
Kegiatan Senam Kesegaran Jasmani (SKJ) yang digelar Pemerintah Desa Rancamulya diikuti perangkat desa, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD), kelompok ibu-ibu senam, hingga masyarakat dari berbagai kalangan. Suasana penuh semangat dan canda mewarnai setiap gerakan yang dilakukan bersama.
Di barisan depan, instruktur senam Roaniah memandu peserta dengan gerakan yang energik. Sesekali tawa terdengar ketika peserta berusaha menyamakan irama, menciptakan suasana akrab yang membuat olahraga terasa lebih menyenangkan.
Tak sedikit peserta yang mengaku mengikuti senam bukan hanya untuk menjaga kebugaran, tetapi juga sebagai ajang bersilaturahmi dengan tetangga dan kerabat yang jarang ditemui di tengah kesibukan sehari-hari.
Menariknya, kegiatan tersebut juga menjadi sesi pemanasan bagi warga yang akan mengikuti pertandingan sepak bola antar kecamatan di Lapangan Druntunwetan. Dengan kondisi tubuh yang lebih siap, para pemain diharapkan dapat tampil maksimal sekaligus mengurangi risiko cedera saat bertanding.
Kuwu Desa Rancamulya, Waryanto, mengatakan kegiatan itu merupakan bagian dari program rutin yang sengaja dirancang agar masyarakat memiliki kebiasaan hidup sehat sekaligus menjaga lingkungan secara bersama-sama.
“Program ini kami laksanakan secara bergantian setiap hari Jumat. Minggu ini senam bersama, kemudian Jumat berikutnya diisi kerja bakti membersihkan balai desa, jalan desa, dan lingkungan sekitar. Harapannya masyarakat terbiasa hidup sehat sekaligus peduli terhadap kebersihan lingkungan,” ujar Waryanto.
Menurutnya, kesehatan dan kebersihan merupakan dua hal yang saling berkaitan. Karena itu, pemerintah desa berupaya menghadirkan kegiatan yang tidak hanya bermanfaat bagi kesehatan fisik, tetapi juga memperkuat budaya gotong royong yang telah lama menjadi ciri kehidupan masyarakat desa.
Sementara itu, Roaniah mengaku bersyukur karena jumlah peserta yang mengikuti senam terus bertambah dari waktu ke waktu. Antusiasme tersebut menjadi penyemangat baginya untuk terus mengajak masyarakat menjadikan olahraga sebagai bagian dari gaya hidup.
“Semoga kegiatan ini terus berjalan dan semakin banyak masyarakat yang ikut. Kalau rutin berolahraga, tubuh menjadi lebih sehat dan aktivitas sehari-hari juga terasa lebih ringan,” tuturnya.
Selain membantu menjaga kebugaran jasmani, aktivitas senam juga dikenal memberikan berbagai manfaat lain, seperti meningkatkan daya tahan tubuh, menjaga konsentrasi, memperbaiki suasana hati, hingga membantu mengurangi stres akibat rutinitas harian.
Di Desa Rancamulya, Jumat pagi kini bukan hanya tentang olahraga atau kerja bakti. Lebih dari itu, kegiatan rutin tersebut menjadi cara sederhana untuk merawat kesehatan, memperkuat kepedulian terhadap lingkungan, dan menjaga semangat kebersamaan agar tetap tumbuh di tengah kehidupan masyarakat.
Penulis: Ade Nur
Editor: Redaksi Min.co.id
Sumber: Wawancara dengan Kuwu Desa Rancamulya, Waryanto










Komentar