Min.co.id | Karawang – Suasana tenang di Masjid Rumah Sakit Islam (RSI) Karawang mendadak berubah pada Selasa (4/8/2026) petang. Seorang pria ditemukan meninggal dunia di dalam salah satu kamar mandi masjid setelah keberadaannya memicu kecurigaan pengurus yang melihat air terus mengalir selama berjam-jam.
Peristiwa yang terjadi di kawasan Jalan Pangkal Perjuangan, Kelurahan Tanjungpura, Kecamatan Karawang Barat itu segera dilaporkan kepada pihak kepolisian. Jajaran Polsek Karawang Kota bersama Tim Inafis dan Satreskrim Polresta Karawang langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi.
Kapolresta Karawang melalui Kasi Humas IPDA Cep Wildan mengatakan, berdasarkan pemeriksaan awal, korban diketahui berinisial A.R. (22), warga Kota Bekasi.
Menurut keterangan yang dihimpun polisi, pengurus masjid mulai merasa curiga karena aliran air dari salah satu kamar mandi terus terdengar mengalir sejak sore. Saat hendak mematikan keran, pintu kamar mandi ternyata terkunci dari dalam.
Setelah beberapa kali memanggil tanpa mendapat respons, pengurus bersama pihak terkait membuka pintu secara paksa. Korban kemudian ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia.
Mendapat laporan tersebut, petugas kepolisian bersama Unit Inafis dan Satreskrim Polresta Karawang segera mengamankan lokasi, melakukan olah TKP, memeriksa saksi-saksi, serta mengevakuasi jenazah ke RSUD Karawang untuk menjalani pemeriksaan medis sesuai prosedur.
Hingga proses penanganan awal selesai dilakukan, polisi menyatakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di sekitar lokasi tetap kondusif.
Pihak keluarga korban, lanjut IPDA Cep Wildan, menyatakan tidak bersedia dilakukan autopsi terhadap jenazah. Penolakan tersebut telah dituangkan dalam surat pernyataan sesuai ketentuan yang berlaku.
Polisi menegaskan bahwa penyelidikan dilakukan secara profesional untuk memastikan fakta-fakta yang berkaitan dengan peristiwa tersebut. Kepolisian juga mengimbau masyarakat agar tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi maupun membangun spekulasi mengenai penyebab kematian korban sebelum ada hasil penyelidikan resmi.
Selain itu, kepolisian mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kondisi psikologis orang-orang di sekitar. Apabila terdapat anggota keluarga, kerabat, atau teman yang menunjukkan perubahan perilaku, tekanan emosional, atau tanda-tanda membutuhkan pertolongan, dukungan dan pendampingan sejak dini dinilai penting agar mereka dapat memperoleh bantuan yang tepat.
Penulis: Redaksi
Editor: Redaksi Min.co.id
Sumber: Humas Polres Karawang,Diolah Redaksi










Komentar