Min.co.id | Indramayu – Senyum lega terlihat di wajah warga Blok RT 011 RW 002, Desa Muntur, Kecamatan Losarang, Kabupaten Indramayu. Jalan lingkungan yang selama ini menjadi akses utama aktivitas warga kini mulai berubah setelah Pemerintah Desa Muntur membangun rabat beton untuk meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan.
Pembangunan jalan sepanjang 39 meter, dengan lebar 1,3 meter dan tebal 8 sentimeter, dilaksanakan pada Rabu (5/8/2026). Proyek tersebut dibiayai dari Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) Bagian Hasil Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (BHPR) Tahun Anggaran 2025 sebesar Rp10.549.000, serta dikerjakan secara swakelola oleh Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Desa Muntur.
Bagi warga setempat, pembangunan jalan ini bukan sekadar pengecoran beton, melainkan jawaban atas kebutuhan yang selama ini mereka rasakan. Sebelumnya, kondisi jalan dinilai kurang nyaman dilalui, terutama saat digunakan untuk aktivitas sehari-hari maupun ketika membawa barang.
Salah seorang warga, Rasita, mengaku bersyukur karena akses jalan di lingkungannya akhirnya diperbaiki.
“Alhamdulillah, kami sebagai warga sangat senang jalan di lingkungan kami akhirnya dicor. Dulu kalau lewat sini harus ekstra hati-hati, apalagi kalau membawa barang. Sekarang jalannya lebih rata, bersih, dan nyaman dilewati. Terima kasih kepada pemerintah desa yang sudah memperhatikan kebutuhan warga di sini,” ujarnya.
Menurut Rasita, keberadaan jalan yang lebih baik akan mempermudah mobilitas warga sekaligus memberikan rasa aman, terutama bagi anak-anak maupun lansia yang setiap hari melintasi jalan tersebut.
Sementara itu, Sekretaris Desa Muntur, Djanowanto, mewakili Kuwu Desa Muntur Tanuri, mengatakan pembangunan tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah desa dalam memanfaatkan anggaran secara efektif untuk menjawab kebutuhan masyarakat.
“Pembangunan rabat beton ini merupakan wujud komitmen Pemerintah Desa Muntur dalam memanfaatkan alokasi anggaran SILPA BHPR Tahun 2025 secara transparan dan tepat guna,” katanya.
Ia menjelaskan, peningkatan infrastruktur lingkungan dilakukan secara bertahap berdasarkan kebutuhan serta hasil musyawarah desa agar pembangunan dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat.
Selain meningkatkan aksesibilitas, pemerintah desa berharap jalan yang telah dibangun dapat mendukung kelancaran aktivitas warga sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan permukiman.
“Kami berharap dengan akses jalan yang semakin baik ini, mobilitas warga menjadi lebih lancar dan kenyamanan lingkungan dapat dirasakan bersama. Kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk ikut menjaga dan merawat hasil pembangunan agar manfaatnya dapat dinikmati dalam jangka panjang,” tambah Djanowanto.
Pembangunan jalan lingkungan menjadi salah satu bentuk pelayanan dasar pemerintah desa yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat. Meski skalanya tidak besar, keberadaan infrastruktur yang layak dinilai mampu memberikan dampak nyata terhadap aktivitas sehari-hari warga dan memperkuat kualitas lingkungan permukiman.
Penulis: Wiwin Hidayat
Editor: Redaksi Min.co.id
Sumber: Wawancara dengan Pemerintah Desa Muntur dan warga setempat.










Komentar