Min.co.id | Indramayu – Harapan baru mulai menyelimuti keluarga besar SMP Negeri 1 Atap 1 Gabuswetan, Kecamatan Gabuswetan, Kabupaten Indramayu. Setelah bertahun-tahun menjalankan kegiatan belajar mengajar di tengah kondisi sejumlah bangunan yang mengalami kerusakan, sekolah tersebut kini diusulkan mengikuti program revitalisasi yang direncanakan Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pendidikan.
Apabila seluruh tahapan berjalan sesuai mekanisme dan usulan tersebut disetujui, revitalisasi diharapkan mampu menghadirkan lingkungan belajar yang lebih aman, nyaman, dan representatif bagi siswa maupun tenaga pendidik.
Dalam usulan revitalisasi tersebut, sekolah mengajukan perbaikan terhadap dua bangunan di bagian depan, tiga ruang laboratorium, ruang Tata Usaha (TU), serta fasilitas toilet yang selama ini dinilai sudah tidak lagi memadai untuk mendukung proses pembelajaran.
Kepala SMP Negeri 1 Atap 1 Gabuswetan, Didno, S.E., mengatakan kondisi sejumlah bangunan sekolah memang telah mengalami kerusakan cukup berat sehingga membutuhkan penanganan menyeluruh. Selama ini pihak sekolah hanya mampu melakukan perbaikan ringan sesuai kemampuan anggaran yang tersedia.
“Bangunan yang kami usulkan memang kondisinya sudah rusak berat, terutama bagian depan sekolah. Karena itu kami terus berupaya agar sekolah ini bisa mendapatkan bantuan revitalisasi,” ujar Didno saat ditemui Min.co.id, Rabu (5/8/2026).
Menurutnya, dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang diterima setiap tahun sekitar Rp72 juta, dengan jumlah peserta didik yang masih terbatas, lebih diprioritaskan untuk mendukung operasional pendidikan. Anggaran tersebut belum memungkinkan membiayai rehabilitasi bangunan berskala besar maupun proses penghapusan aset bangunan yang rusak.
Didno menjelaskan, pihak sekolah telah beberapa kali mengajukan usulan kepada Dinas Pendidikan serta melengkapi seluruh persyaratan administrasi yang diperlukan. Kondisi bangunan yang mengalami kerusakan juga telah didokumentasikan dan diinput ke dalam sistem Data Pokok Pendidikan (Dapodik) sebagai bagian dari proses pengajuan program revitalisasi.
“Semua proses kami tempuh sesuai prosedur. Kami mengajukan usulan, melengkapi data di Dapodik, dan terus berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan sampai akhirnya sekolah kami mendapat undangan mengikuti tahapan program revitalisasi,” katanya.
Sebagai tindak lanjut, salah seorang guru SMP Negeri 1 Atap 1 Gabuswetan telah mengikuti kegiatan sosialisasi yang berkaitan dengan program revitalisasi tersebut sebagai bagian dari tahapan yang harus dilalui sekolah pengusul.
Berdasarkan informasi yang diterima pihak sekolah, usulan revitalisasi tersebut direncanakan masuk dalam kuota pelaksanaan gelombang kedua tahun 2026. Apabila seluruh proses administrasi dan verifikasi berjalan sesuai ketentuan, pekerjaan diperkirakan dapat dimulai pada periode Oktober hingga Desember 2026 dan dilanjutkan sesuai tahapan pelaksanaan pada tahun 2027.
Didno berharap seluruh proses berjalan lancar sehingga para siswa dapat segera menikmati lingkungan belajar yang lebih layak.
“Kami bersyukur karena usulan ini mendapat perhatian. Harapan kami pembangunan bisa segera terealisasi. Yang terpenting, sejak awal kami tidak pernah meminta sumbangan kepada orang tua atau wali murid. Semua kami tempuh melalui mekanisme pemerintah,” ungkapnya.
Menurutnya, keberadaan sarana dan prasarana yang memadai akan mendukung proses belajar mengajar sekaligus meningkatkan kenyamanan siswa dan guru dalam menjalankan aktivitas pendidikan setiap hari.
Hingga berita ini diterbitkan, Min.co.id masih berupaya memperoleh konfirmasi dari Dinas Pendidikan Kabupaten Indramayu maupun pihak Kementerian Pendidikan terkait status usulan revitalisasi tersebut serta tahapan pelaksanaannya.
Apabila terealisasi, revitalisasi tersebut diharapkan menjadi langkah penting dalam meningkatkan kualitas sarana pendidikan di SMP Negeri 1 Atap 1 Gabuswetan sekaligus memberikan lingkungan belajar yang lebih aman dan nyaman bagi seluruh warga sekolah.
Penulis: Ade Nur
Editor: Redaksi Min.co.id
Sumber: Wawancara dengan Kepala SMP Negeri 1 Atap 1 Gabuswetan Didno, S.E., serta hasil liputan Min.co.id di lingkungan sekolah.










Komentar