Dalam konferensi pers di Gedung Kementerian Komunikasi dan Informatika, Jakarta, Haryomo menegaskan bahwa penilaian terhadap PNS tersebut akan terus berlangsung hingga kebutuhan terpenuhi.
“Kami ingin memastikan bahwa mereka yang pindah memiliki kemampuan yang sesuai dengan tuntutan pekerjaan di IKN,” katanya.
Uji kompetensi terhadap PNS dimulai sejak tahun 2022, melibatkan 22.436 orang pada saat itu.
Jumlah ini meningkat menjadi 96.760 pada tahun 2023, dan pada tahun 2024 hingga Februari, 2.430 orang telah mengikuti uji kompetensi tersebut.
Hal ini merupakan bagian dari upaya untuk memastikan bahwa anggota ASN yang terlibat dalam migrasi ke IKN memiliki kualifikasi dan keterampilan yang diperlukan untuk berhasil di lingkungan baru tersebut. (red)
Komentar