143 Pembina Pramuka SMP di Majalengka Ikuti KMD, Didorong Tak Sekadar Kejar Sertifikat

Min.co.id | Majalengka – Kualitas kegiatan Pramuka di sekolah sangat bergantung pada kemampuan pembinanya. Karena itu, sebanyak 143 peserta dari tiga rayon mengikuti Kursus Mahir Dasar (KMD) Golongan Penggalang di Bumi Perkemahan Sindangkasih, Margatapa, Kabupaten Majalengka, Jumat (6/11/2026).

Kursus tersebut menjadi salah satu upaya memperkuat kemampuan pembina Pramuka tingkat SMP agar kegiatan kepramukaan tidak hanya menjadi agenda rutin sekolah, tetapi benar-benar menjadi ruang pembentukan karakter, kedisiplinan, kemandirian, dan tanggung jawab peserta didik.

Kegiatan ini digelar melalui kerja sama Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP, Dinas Pendidikan Kabupaten Majalengka, dan Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Majalengka, dengan dukungan seluruh Kwartir Ranting (Kwarran).

Wakil Ketua Binawasa Kwarcab Majalengka, Anto Irianto, S.Pd., M.Pd., mengatakan pelaksanaan KMD secara terpusat berawal dari usulan sejumlah Kwarran. Langkah tersebut diharapkan dapat mendorong lebih banyak pembina Pramuka di lingkungan SMP untuk meningkatkan kualifikasi dan keterampilan melalui pendidikan kepramukaan.

Menurut Anto, kolaborasi dengan MKKS SMP diharapkan tidak berhenti pada satu kegiatan. Dukungan para Ketua Kwarran diperlukan agar semakin banyak pembina memperoleh kesempatan mengikuti pendidikan dan pelatihan.

Ia juga menyampaikan target peningkatan jumlah pembina yang telah mengikuti KMD hingga mencapai 4.000 orang pada periode 2025–2026. Target tersebut menjadi bagian dari upaya mendukung misi Kwarcab dalam mewujudkan Majalengka sebagai Kota Pramuka.

Kepada peserta, Anto mengingatkan bahwa KMD membutuhkan kesiapan fisik dan mental. Namun, proses belajar juga harus dijalani dengan semangat dan suasana yang menyenangkan. Setiap peserta, lanjutnya, harus memiliki rekomendasi dari Ketua Kwarran masing-masing.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Majalengka sekaligus Ketua Harian Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Majalengka, H. Rd. Muhammad Umar Ma’ruf, S.Sos., M.Pd., mengapresiasi keterlibatan 143 peserta dalam kegiatan tersebut.

Ia mengingatkan bahwa KMD bukan sekadar jalan untuk memperoleh sertifikat atau memenuhi persyaratan administrasi. Lebih dari itu, pelatihan harus menghasilkan peningkatan kemampuan yang dapat diterapkan langsung dalam pembinaan peserta didik di sekolah.

Menurutnya, pembina memiliki posisi penting dalam membentuk karakter pelajar. Karena itu, pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama kursus perlu diwujudkan melalui kegiatan Pramuka yang lebih hidup, kreatif, dan sesuai dengan perkembangan zaman.

Umar menyampaikan empat hal yang perlu menjadi perhatian peserta. Pertama, menghidupkan latihan rutin dengan kegiatan kreatif dan inovatif agar Pramuka semakin diminati siswa.

Kedua, pembina harus menjadi teladan dalam sikap dan perilaku, bukan hanya memberikan instruksi. Ketiga, peserta didik perlu diberi ruang untuk mengembangkan bakat, kemampuan, dan potensi melalui kegiatan kepramukaan.

Keempat, pembina diharapkan mampu mengarahkan generasi muda agar bijak menggunakan teknologi, sekaligus tetap memiliki kemampuan berkomunikasi, bersosialisasi, dan membangun hubungan positif dengan orang lain.

Pesan tersebut menegaskan bahwa tantangan pembinaan Pramuka saat ini tidak hanya berkaitan dengan keterampilan baris-berbaris atau kegiatan luar ruang. Pembina juga dituntut memahami kebutuhan generasi muda yang tumbuh di tengah perkembangan teknologi dan perubahan sosial.

Melalui KMD Golongan Penggalang ini, diharapkan para peserta mampu membawa perubahan nyata di sekolah masing-masing. Sebab, keberhasilan program bukan semata-mata diukur dari jumlah peserta yang mengikuti kursus, melainkan dari kualitas pembinaan dan dampaknya terhadap karakter para pelajar.

Penguatan kompetensi pembina pun menjadi pekerjaan berkelanjutan bagi Kwarcab, Dinas Pendidikan, MKKS SMP, dan seluruh Kwarran dalam mewujudkan cita-cita Majalengka sebagai Kota Pramuka.

Penulis: Topik
Editor: Redaksi Min.co.id
Sumber: Huminfo Kwarcab, Diolah Redaksi

Komentar

News Feed