Min.co.id | Sumedang – Kebersihan sungai tidak cukup dijaga melalui kegiatan bersih-bersih sesekali. Kesadaran warga untuk tidak membuang sampah sembarangan menjadi kunci agar aliran air tetap terpelihara. Pesan itu mengemuka dalam kegiatan Sabilulungan yang digelar Satbrimob Polda Jawa Barat bersama pemerintah daerah, relawan, dan masyarakat di Kecamatan Jatinangor, Selasa (3/11/2026).
Melalui kegiatan bertajuk Sareng Brimob Mersihan Walungan atau Bersama Brimob Membersihkan Sungai, aksi gotong royong dilakukan di delapan wilayah desa, yakni Cikeruh, Sayang, Hegarmanah, Mekargalih, Jatiroke, Jatimukti, Cisempur, dan Cintamulya.
Kegiatan tersebut melibatkan Satbrimob Polda Jabar, BPBD Jawa Barat, BPBD Kabupaten Sumedang, Forkopimcam Jatinangor, relawan dari berbagai unsur, serta masyarakat setempat.
Aksi diawali dengan apel kesiapan bakti sosial di Lapangan Desa Cikeruh. Selanjutnya, peserta bergerak ke sejumlah titik sungai untuk melakukan pembersihan secara bersama-sama.
Dansat Brimob Polda Jabar Kombes Pol. Zuhdi Batubara memimpin langsung kegiatan tersebut bersama Wakil Bupati Sumedang M. Fajar Aldila. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari rangkaian menyambut HUT ke-81 Korps Brimob Polri.
Zuhdi mengatakan, kehadiran Brimob di tengah masyarakat tidak hanya berkaitan dengan tugas menjaga keamanan, tetapi juga diwujudkan melalui kepedulian sosial dan lingkungan. Ia mengapresiasi keterlibatan seluruh pihak yang ikut dalam aksi pembersihan sungai.
Wakil Bupati Sumedang M. Fajar Aldila juga mengapresiasi kolaborasi tersebut. Ia berharap semangat gotong royong tidak berhenti setelah kegiatan selesai, tetapi tumbuh menjadi kebiasaan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.
Bagi warga yang tinggal di sekitar aliran sungai, kebersihan bukan sekadar persoalan pemandangan. Lingkungan sungai yang terawat merupakan bagian dari upaya menjaga kesehatan dan kenyamanan permukiman. Karena itu, kegiatan pembersihan perlu diikuti kebiasaan tidak membuang sampah ke sungai serta kepedulian bersama merawat lingkungan.
Delapan titik yang menjadi lokasi kegiatan di Jatinangor diharapkan tidak hanya bersih pada hari pelaksanaan. Tantangan sesungguhnya adalah menjaga agar sampah tidak kembali menumpuk dan sungai tetap terpelihara melalui keterlibatan warga, pemerintah, serta seluruh unsur terkait.
Penulis: Redaksi
Editor: Redaksi Min.co.id
Sumber: Bid Humas Polda Jabar,Diolah Redaksi










Komentar