Sembilan Bulan Menanti, Insentif Guru PAUD Indramayu Akhirnya Cair, Himpaudi Berharap Ada Kenaikan

Min.co.id | Indramayu  – Penantian panjang para pendidik anak usia dini di Kabupaten Indramayu akhirnya mendapat titik terang. Insentif yang sempat tertunda selama sembilan bulan kini mulai diterima ribuan guru PAUD melalui transfer langsung ke rekening masing-masing.

Dari lebih 2.000 guru PAUD yang menjadi penerima, sekitar 99 persen dilaporkan telah memperoleh pencairan insentif dengan total Rp900.000 per orang. Dana tersebut merupakan akumulasi insentif sebesar Rp100.000 per bulan selama sembilan bulan.

Pencairan ini menjadi kabar melegakan bagi para pendidik yang selama ini menantikan realisasi hak insentif tersebut di tengah tanggung jawab mendampingi tumbuh kembang anak-anak usia dini.

Ketua Pengurus Daerah Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi) Kabupaten Indramayu, Hj. Umyati, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Indramayu atas terealisasinya pencairan tersebut.

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Bupati Indramayu Lucky Hakim, Komisi II DPRD Kabupaten Indramayu, serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), khususnya Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK), yang dinilai telah ikut mengawal aspirasi para guru hingga insentif dapat dicairkan.

“Kami sampaikan terima kasih kepada Bupati Indramayu, Komisi II DPRD, Disdikbud serta stakeholder terkait yang telah mendorong terealisasinya insentif guru PAUD,” ujar Umyati, Sabtu (31/10/2026).

Meski pencairan telah terealisasi, Himpaudi berharap perhatian terhadap kesejahteraan guru PAUD tidak berhenti sampai di sini.

Umyati berharap nominal insentif ke depan dapat ditingkatkan. Selain itu, mekanisme pencairan juga diharapkan lebih teratur, yakni dua kali dalam setahun atau setiap enam bulan, sehingga para penerima memiliki kepastian waktu.

“Berharap ke depannya, insentif guru PAUD ada kenaikan dan dicairkan dua kali dalam setahun atau per enam bulan,” ungkapnya.

Bagi para pendidik PAUD, insentif tersebut tentu memiliki arti tersendiri. Di balik nominal yang diterima, terdapat harapan agar pengabdian mereka dalam mendidik dan mendampingi anak-anak usia dini mendapat perhatian yang berkelanjutan.

Pencairan kali ini menjadi langkah yang patut diapresiasi. Namun, tantangan berikutnya adalah memastikan dukungan terhadap guru PAUD semakin baik, baik dari sisi besaran insentif maupun kepastian pencairannya.

Sebab, pendidikan anak usia dini merupakan fondasi penting bagi perkembangan generasi mendatang. Mereka yang berada di garis depan pendidikan tersebut juga membutuhkan perhatian dan dukungan yang layak.

Penulis: Redaksi
Editor: Redaksi Min.co.id
Sumber: Pengda Himpaudi Kabupaten Indramayu,Diolah Redaksi

 

Komentar

News Feed