Jelang Pilkades Serentak, Polsek Panjalu Ajak Pemerintah Desa Cegah Perpecahan Warga

Min.co.id | Ciamis – Perbedaan pilihan dalam Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) seharusnya tidak menjadi alasan bagi warga untuk saling bermusuhan. Menjaga kerukunan dan hubungan baik antartetangga justru menjadi hal penting ketika suhu politik di tingkat desa mulai menghangat.

Pesan tersebut menjadi salah satu perhatian Kapolsek Panjalu IPTU Mochammad Irwansyah, S.H., saat melakukan sambang dan koordinasi komunikasi (korkom) dengan sejumlah kepala desa di wilayah Kecamatan Panjalu, Kabupaten Ciamis, Senin (2/11/2026).

Dalam pertemuan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB itu, Kapolsek mengajak pemerintah desa bersama masyarakat menjaga situasi tetap kondusif menjelang pelaksanaan Pilkades serentak.

Kepala desa dinilai memiliki peran strategis dalam merawat hubungan sosial masyarakat. Sebab, perbedaan dukungan politik di tingkat desa berpotensi memengaruhi hubungan antarwarga apabila tidak disikapi secara dewasa.

Karena itu, masyarakat diingatkan agar menghormati perbedaan pilihan, tidak mudah terprovokasi, serta tidak menyebarkan berita bohong dan informasi yang belum terverifikasi. Sikap intoleran yang dapat memecah persatuan juga perlu dihindari.

Kapolres Ciamis AKBP Eko Iskandar, S.H., S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Panjalu IPTU Mochammad Irwansyah, S.H., menekankan pentingnya komunikasi dan sinergi antara kepolisian dengan pemerintah desa untuk menjaga stabilitas keamanan.

Koordinasi yang terbuka diharapkan dapat membantu mendeteksi persoalan sejak dini. Dengan demikian, setiap potensi konflik maupun gangguan keamanan dapat segera ditangani melalui komunikasi dan musyawarah sebelum berkembang menjadi persoalan yang lebih besar.

Namun, perhatian terhadap masyarakat tidak hanya berkaitan dengan situasi menjelang Pilkades. Memasuki musim hujan, persoalan kebersihan lingkungan dan ancaman bencana juga membutuhkan kepedulian bersama.

Kapolsek mengingatkan pemerintah desa dan warga agar tidak mengabaikan saluran air di sekitar permukiman. Got dan drainase perlu dibersihkan secara rutin dari sampah maupun endapan lumpur agar aliran air tidak tersumbat.

Warga yang tinggal di sekitar tebing, lereng, dan bantaran sungai juga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan banjir, tanah longsor, maupun angin kencang.

Pemerintah desa diharapkan turut mengenali titik-titik rawan bencana serta membangun koordinasi dengan pihak terkait apabila ditemukan kondisi yang membutuhkan penanganan segera.

Melalui komunikasi antara Polsek Panjalu dan pemerintah desa, kepolisian berharap persoalan keamanan maupun potensi kerawanan lingkungan dapat diantisipasi lebih awal.

Pada akhirnya, keberhasilan menjaga desa tetap aman bukan hanya bergantung pada aparat keamanan. Kerukunan warga, kedewasaan dalam menghadapi perbedaan pilihan, serta kepedulian terhadap lingkungan menjadi bagian penting dalam menciptakan kehidupan masyarakat yang nyaman.

Kegiatan sambang dan koordinasi tersebut berlangsung aman dan kondusif. Belum terdapat keterangan langsung dari kepala desa atau warga yang ditemui sehingga respons masyarakat tidak dicantumkan sebagai kutipan.

Penulis: Redaksi
Editor: Redaksi Min.co.id
Sumber: Humas Polres Ciamis,Diolah Redaksi

 

Komentar

News Feed