Min.co.id | Ciamis – Bantuan sumur bor belum sepenuhnya menjawab kebutuhan warga jika jalur distribusi air belum tertata. Persoalan inilah yang dibahas pemerintah Desa Beber bersama masyarakat Dusun Mekarsari saat menggelar rembug warga di Kantor Desa Beber, Kecamatan Cimaragas, Kabupaten Ciamis, Senin (2/11/2026).
Melalui musyawarah tersebut, warga bersama pemerintah desa dan kepolisian membahas rencana pembagian jalur air bersih dari program Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT), berupa sumur bor bantuan kepedulian Bhayangkari Polda Jawa Barat dan Polsek Cimaragas.
Pertemuan yang dimulai sekitar pukul 10.00 WIB itu dihadiri Kapolsek Cimaragas IPDA Irman Arief Hilmansyah, Ps. Kanit Intelkam AIPTU Herman Permana, Kepala Desa Beber A. Miftah Sopa, serta perwakilan masyarakat Dusun Mekarsari.
Pembahasan difokuskan pada penataan jaringan pipa agar air dari sumur bor dapat disalurkan sesuai kebutuhan masyarakat. Langkah ini penting agar fasilitas yang telah dibangun tidak hanya tersedia, tetapi juga benar-benar memberikan manfaat bagi warga yang membutuhkan.
Terlebih, ketersediaan air bersih menjadi persoalan penting ketika musim kemarau tiba. Bagi masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air, keberadaan sumur bor diharapkan dapat menjadi salah satu solusi untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Kapolres Ciamis AKBP Eko Iskandar, S.H., S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Cimaragas IPDA Irman Arief Hilmansyah menyampaikan bahwa kepolisian berupaya hadir tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga membantu masyarakat mencari jalan keluar atas persoalan sosial melalui komunikasi dan musyawarah.
Menurutnya, pemanfaatan fasilitas air bersih membutuhkan kesepakatan bersama, mulai dari pengaturan jalur distribusi hingga pemeliharaan jaringan. Dengan koordinasi yang baik, bantuan diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal dan berkelanjutan.
Rembug warga tersebut juga menjadi bagian dari pelaksanaan program Polsek Tangguh Kumpul/Sapa Warga dalam mendukung program kerja 100 hari Kapolri. Pendekatan ini mendorong anggota kepolisian lebih dekat dengan masyarakat, mendengarkan aspirasi, serta ikut memfasilitasi penyelesaian persoalan di lingkungan desa.
Meski demikian, pembahasan mengenai pembagian jalur air masih memerlukan koordinasi lanjutan antara pemerintah desa, masyarakat, instansi terkait, dan satuan atas. Artinya, penataan jaringan serta realisasi distribusi air masih menjadi pekerjaan yang perlu ditindaklanjuti bersama.
Harapannya, bantuan sumur bor tersebut tidak berhenti sebagai fasilitas pembangunan semata. Lebih dari itu, keberadaannya dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Desa Beber, khususnya warga Dusun Mekarsari yang membutuhkan akses air bersih.
Kegiatan rembug berlangsung aman dan kondusif. Laporan kegiatan belum memuat tanggapan langsung dari warga sehingga tidak dicantumkan kutipan masyarakat yang belum terverifikasi.
Penulis: Redaksi
Editor: Redaksi Min.co.id
Sumber: Humas Polres Ciamis,Diolah Redaksi










Komentar