Min.co.id | Ciamis — Pembangunan desa tidak cukup hanya mengandalkan program dan anggaran. Kebutuhan warga juga memerlukan koordinasi lintas sektor agar potensi desa dapat dimanfaatkan dan berbagai persoalan di lingkungan masyarakat bisa ditangani bersama.
Semangat kolaborasi itu mengemuka dalam Rapat Koordinasi Fasilitasi Intervensi Sumber Daya Pembangunan Desa yang berlangsung di Kantor BNN Kabupaten Ciamis, Senin (26/10/2026). Bhabinkamtibmas Desa Pamalayan, Brigadir Aifi Alwi, S.H., turut hadir dalam kegiatan yang dimulai pukul 07.30 WIB tersebut.
Rapat diikuti sejumlah unsur pemerintahan dan masyarakat, di antaranya Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Ciamis, Camat Cijeungjing, kepala desa, serta perwakilan kelurahan. Hadir pula Babinsa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Majelis Ulama Indonesia (MUI), TP PKK, PLKB, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat, dan Karang Taruna.
Rangkaian kegiatan meliputi penyampaian materi, diskusi, perumusan simpulan, hingga penutupan. Pertemuan tersebut menjadi ruang koordinasi bagi berbagai pihak untuk menyamakan pemahaman dan menyampaikan masukan terkait fasilitasi sumber daya pembangunan desa.
Kehadiran Bhabinkamtibmas dalam forum tersebut merupakan bagian dari upaya membangun komunikasi antara kepolisian, pemerintah, dan masyarakat. Peran polisi di tingkat desa tidak hanya berkaitan dengan keamanan, tetapi juga menjalin kemitraan agar kegiatan masyarakat dapat berlangsung dalam situasi yang tertib dan kondusif.
Kapolres Ciamis AKBP Eko Iskandar, S.H., S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Cijeungjing IPTU Purwanto, menyampaikan bahwa keterlibatan personel dalam kegiatan koordinasi merupakan bentuk dukungan terhadap sinergi lintas sektor.
Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperkuat komunikasi antarlembaga sekaligus mendukung pelaksanaan program pembangunan di wilayah desa.
Meski melibatkan berbagai unsur, laporan kegiatan belum merinci program pembangunan yang menjadi prioritas pembahasan, keputusan yang dihasilkan, maupun tanggapan langsung warga mengenai kebutuhan desa mereka. Karena itu, manfaat konkret rapat tersebut masih perlu dilihat dari tindak lanjut yang dilakukan setelah pertemuan.
Bagi masyarakat, keberhasilan pembangunan bukan hanya terlihat dari banyaknya rapat atau program yang direncanakan, melainkan dari perubahan yang dirasakan dalam kehidupan sehari-hari. Kebutuhan warga perlu dipetakan, potensi lokal dikembangkan, dan setiap program ditindaklanjuti secara terukur.
Melalui koordinasi lintas sektor ini, diharapkan pemerintah desa dan unsur terkait semakin mudah menyatukan langkah dalam mendukung pembangunan. Keterlibatan masyarakat juga penting agar program yang dijalankan sesuai dengan kebutuhan dan kondisi setempat.
Polres Ciamis mendorong personel di wilayah binaan terus membangun kemitraan dengan pemerintah dan masyarakat. Tujuannya, selain menjaga kamtibmas, juga menciptakan lingkungan yang mendukung pelaksanaan pembangunan desa secara aman dan berkelanjutan.
Penulis: Redaksi
Editor: Redaksi Min.co.id
Sumber: Humas Polres Ciamis,Diolah Redaksi Min.co.id






Komentar