Min.co.id | Ciamis — Peluang kerja tidak hanya bergantung pada hadirnya perusahaan baru, tetapi juga pada kesiapan tenaga kerja memenuhi kebutuhan industri. Di Kabupaten Ciamis, kerja sama pemerintah daerah dengan Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Bandung diharapkan menjadi jembatan agar keterampilan masyarakat sejalan dengan kebutuhan dunia usaha.
Harapan itu mengemuka dalam penandatanganan nota kesepakatan antara BBPVP Bandung dan Pemerintah Kabupaten Ciamis, yang dirangkai dengan pembukaan pelatihan Tailor Made Training di PT Chihaya Global Utama (CGU), Desa Handapherang, Kecamatan Cijeungjing, Senin (26/10/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 08.30 WIB tersebut dihadiri Bupati Ciamis, Ketua DPRD, Kapolres Ciamis AKBP Eko Iskandar, Dandim 0613 Ciamis, Kepala Kejaksaan Negeri Ciamis, Ketua Pengadilan Negeri Ciamis, unsur perangkat daerah, BPJS Ketenagakerjaan, serta perwakilan organisasi dunia usaha dan ketenagakerjaan.
Dalam kegiatan itu, Kepala BBPVP menyampaikan bahwa pelatihan vokasi di Kabupaten Ciamis telah menjangkau 432 peserta melalui kerja sama dengan 15 mitra di sejumlah kecamatan. Materi pelatihan disesuaikan dengan potensi daerah, termasuk pembuatan kue dan peracikan kopi.
Program tersebut diharapkan tidak berhenti pada pemberian keterampilan. Hasil pelatihan perlu membuka jalan bagi peserta untuk memperoleh pekerjaan, mengembangkan usaha mandiri, atau meningkatkan produktivitas di tempat kerja.
Di sisi lain, mulai beroperasinya PT Chihaya Global Utama menjadi salah satu harapan bagi pertumbuhan ekonomi daerah. Bupati Ciamis menyampaikan apresiasi atas beroperasinya perusahaan tersebut dan berharap kehadirannya dapat membantu menekan angka pengangguran.
Bupati juga menyoroti dukungan infrastruktur sebagai salah satu faktor penting untuk menarik investasi, termasuk kepastian pembangunan akses jalan tol yang menjadi perhatian kalangan dunia usaha.
Namun, peluang kerja yang lebih luas membutuhkan keterhubungan antara kebutuhan perusahaan, kemampuan calon tenaga kerja, dan akses masyarakat terhadap pelatihan. Karena itu, kerja sama lintas sektor perlu ditindaklanjuti dengan program yang terukur agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh warga.
Kapolres Ciamis AKBP Eko Iskandar, S.H., S.I.K., M.Si., turut mendukung kolaborasi pemerintah daerah, lembaga pelatihan, dan sektor industri dalam memperluas kesempatan kerja serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Keterlibatan Polres Ciamis dalam kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari koordinasi dengan para pemangku kepentingan. Situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif dinilai penting untuk mendukung kelancaran kegiatan usaha, investasi, dan pembangunan daerah.
Selain penandatanganan nota kesepakatan dan pembukaan pelatihan Tailor Made Training ABT, kegiatan diisi dengan sambutan para pihak serta penyerahan simbolis kartu BPJS Ketenagakerjaan dan santunan jaminan kecelakaan kerja kepada penerima.
Kegiatan berlangsung aman dan lancar. Ke depan, tantangan yang perlu dijawab adalah memastikan pelatihan benar-benar terhubung dengan kebutuhan perusahaan dan berujung pada kesempatan kerja yang nyata. Bagi masyarakat yang masih mencari pekerjaan, keberhasilan program semacam ini bukan semata diukur dari jumlah peserta, melainkan dari terbukanya jalan menuju penghidupan yang lebih baik.
Penulis: Redaksi
Editor: Redaksi Min.co.id
Sumber: Humas Polres Ciamis,Diolah Redaksi Min.co.id










Komentar