Min.co.id | Bandung – Pergantian pimpinan kepolisian bukan sekadar perpindahan jabatan. Bagi masyarakat, perubahan itu membawa harapan baru: keamanan yang terjaga, penanganan persoalan yang lebih cepat, serta pelayanan polisi yang semakin dekat dan mudah dijangkau.
Harapan tersebut mengiringi serah terima jabatan (sertijab) Kapolres Bogor, Kapolres Cimahi, dan Kapolres Cianjur yang dipimpin Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Hengki, S.I.K., M.H., Rabu (21/10/2026).
Dalam pergantian kepemimpinan tersebut, AKBP Arfan Zulkan Sipayung, S.H., S.I.K., M.A.P., menerima jabatan Kapolres Bogor dari AKBP Wikha Ardilestanto, S.H., S.I.K., M.Si.
Jabatan Kapolres Cimahi diserahterimakan dari AKBP Moh. Faruk Rozi, S.I.K., M.Si., kepada AKBP Endy Desianto, S.E., S.I.K., M.Pd. Sementara itu, AKBP Beddy Suwendi, S.H., S.I.K., dipercaya menggantikan AKBP Akhmad Alexander Yurikho Hadi, S.H., S.I.K., M.Si., M.M., M.H.I., M.I.P., sebagai Kapolres Cianjur.
Tiga pergantian jabatan ini menjadi bagian dari dinamika organisasi Polri untuk penyegaran kepemimpinan, pembinaan karier, serta peningkatan profesionalisme dalam menjalankan tugas kepolisian.
Namun, tantangan bagi para pejabat baru tidak berhenti pada penyesuaian internal organisasi. Mereka juga dituntut memahami karakteristik wilayah, mengenali persoalan yang dihadapi masyarakat, serta memastikan kehadiran polisi benar-benar dirasakan dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam arahannya, Kapolda Jabar Irjen Pol. Hengki menegaskan bahwa jabatan merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Ia meminta para Kapolres yang baru segera menyesuaikan diri dan meneruskan program positif yang telah berjalan.
“Jabatan merupakan amanah dan tanggung jawab yang harus dilaksanakan dengan sebaik-baiknya. Saya berharap para pejabat yang baru dapat segera menyesuaikan diri, memahami karakteristik wilayah tugasnya, serta melanjutkan program-program yang telah berjalan dengan baik. Utamakan kepentingan masyarakat dan berikan pelayanan yang profesional, humanis, serta berintegritas,” ujar Hengki.
Pesan tersebut menegaskan bahwa keberhasilan seorang Kapolres tidak cukup diukur dari pelaksanaan tugas administratif maupun angka pengungkapan perkara. Kemampuan mendengar keluhan warga, merespons laporan secara cepat, dan menangani persoalan secara adil juga menjadi bagian penting dari pelayanan kepolisian.
Kapolda Jabar turut mengingatkan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Menurutnya, situasi yang kondusif perlu dibangun melalui komunikasi dan kerja sama dengan TNI, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen masyarakat.
Sinergi tersebut diharapkan membuat persoalan keamanan dapat diantisipasi sejak dini, sekaligus membuka ruang bagi masyarakat untuk ikut berperan menjaga lingkungan masing-masing.
Kepada pejabat lama, Hengki menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan pengabdian selama menjalankan tugas. Adapun pejabat baru diminta meneruskan capaian positif, menghadirkan inovasi, serta menangani setiap persoalan masyarakat secara cepat dan tepat.
Bagi warga Bogor, Cimahi, dan Cianjur, pergantian Kapolres pada akhirnya akan dinilai dari perubahan yang mereka rasakan. Masyarakat membutuhkan kepastian bahwa laporan mereka ditangani dengan serius, hukum ditegakkan tanpa pandang bulu, dan petugas hadir ketika dibutuhkan.
Karena itu, kepemimpinan baru di tiga wilayah tersebut diharapkan tidak hanya melanjutkan program yang sudah ada, tetapi juga mampu menjawab kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.
Polda Jawa Barat berharap pergantian kepemimpinan ini memperkuat pelaksanaan tugas kepolisian dalam menjaga keamanan, menegakkan hukum, serta memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.
Kepercayaan publik tidak terbentuk hanya melalui pergantian pejabat atau pernyataan komitmen. Kepercayaan tumbuh dari tindakan nyata, keterbukaan, sikap profesional, dan konsistensi dalam melayani masyarakat.
Pada akhirnya, harapan yang dibawa oleh tiga Kapolres baru tersebut sederhana tetapi mendasar: masyarakat merasa aman, mendapatkan keadilan, dan tidak merasa berjarak dengan polisi yang seharusnya melindungi mereka.
Penulis: Redaksi
Editor: Redaksi Min.co.id
Sumber: Bid Humas Polda Jabar,Diolah Redaksi










Komentar