Min.co.id | Bandung — Kenaikan pangkat bagi anggota Polri bukan hanya tentang penghargaan atas masa pengabdian, tetapi juga tuntutan untuk terus menjaga kemampuan saat menghadapi risiko di lapangan.
Karena itu, ratusan personel Polda Jawa Barat mengikuti Ujian Beladiri Polri di Lapangan Basket Markas Polda Jabar, Bandung, Selasa (20/10/2026), sebagai salah satu persyaratan kenaikan pangkat periode 1 Januari 2027.
Ujian ini menjadi bagian dari upaya memastikan personel tidak hanya memenuhi persyaratan administratif, tetapi juga memiliki keterampilan yang dibutuhkan ketika menjalankan tugas. Sebab, dalam pelayanan sehari-hari, polisi dapat menghadapi situasi yang menuntut ketangkasan, pengendalian diri, dan keputusan yang tepat.
Kepala Biro Sumber Daya Manusia (Karo SDM) Polda Jabar, Kombes Pol. Dr. Fadly Samad, S.H., S.I.K., M.H., M.Si., meninjau langsung pelaksanaan ujian bersama tim penguji. Para peserta menjalani sejumlah materi beladiri, mulai dari teknik penguncian dan pegangan hingga teknik mendorong serta menjatuhkan lawan.
Materi tersebut merupakan bagian dari keterampilan untuk menghadapi ancaman dan mengendalikan situasi. Penguasaan teknik yang tepat diharapkan membantu anggota bertindak terukur, sesuai kebutuhan dan ketentuan yang berlaku, saat menghadapi situasi berisiko.
Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol. Hendra Rochmawan, menegaskan bahwa ujian beladiri tidak semestinya dipandang sebatas formalitas untuk memenuhi syarat kenaikan pangkat. Pengujian itu juga menjadi bagian dari pembinaan agar anggota tetap memiliki kondisi fisik yang prima, mental yang kuat, dan keterampilan yang dapat diandalkan ketika bertugas.
Tujuan akhirnya bukan sekadar melahirkan personel yang lolos ujian, melainkan memastikan kemampuan mereka benar-benar mendukung pelayanan kepada masyarakat. Kesiapan fisik dan keterampilan beladiri perlu berjalan seiring dengan pengendalian diri, profesionalisme, serta pemahaman terhadap batas penggunaan kekuatan.
Melalui pengujian yang dilakukan sesuai standar, Polda Jabar berharap personel yang diusulkan naik pangkat pada awal 2027 semakin siap menjalankan tanggung jawabnya. Kenaikan pangkat diharapkan menjadi dorongan untuk meningkatkan kualitas pengabdian, bukan semata-mata perubahan tanda kepangkatan.
Bagi masyarakat, ukuran profesionalisme polisi pada akhirnya terlihat dari cara mereka bertindak saat dibutuhkan sigap menghadapi ancaman, mampu mengendalikan keadaan, dan tetap mengutamakan keselamatan dalam menjalankan tugas.
Penulis: Redaksi
Editor: Redaksi Min.co.id
Sumber: Bidhumas Polda Jawa Barat,Redaksi Min.co.id








Komentar