Min.co.id | Indramayu— Di tengah derasnya arus informasi, kecepatan menyampaikan berita perlu berjalan beriringan dengan ketelitian memeriksa fakta.
Kesadaran itulah yang mengemuka saat Komunitas Jurnalis Pantura Indramayu (KJPI) bersilaturahmi dengan jajaran Koramil 1603/Lohbener, Kabupaten Indramayu, Senin (19/10/2026).
Pertemuan tersebut bukan sekadar menjaga hubungan baik antara jurnalis dan aparat kewilayahan. Ada harapan agar komunikasi yang terbuka dapat memudahkan konfirmasi, memperjelas informasi di lapangan, dan membantu masyarakat memperoleh berita yang akurat serta dapat dipercaya.
Silaturahmi berlangsung setelah sejumlah anggota KJPI meliput kegiatan Verifikasi dan Validasi (Verval) Lanjutan oleh tim Mabes TNI di gedung Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), Desa Kiajaran Wetan, Kecamatan Lohbener.
Perwakilan KJPI yang hadir yakni Apip Nopianto dari Kabar Cirebon, Wiwin Hidayat dari Min.co.id, Hasto Kristiyanto dari InaIndonesia.com, serta Carim dari MediaNasional.id. Mereka disambut Danramil 1603/Lohbener Kapten Inf Arifin bersama anggotanya, Sertu Jaeni Lubis.
Dalam pertemuan itu, Kapten Inf Arifin menekankan pentingnya verifikasi dan konfirmasi sebelum informasi dipublikasikan. Menurutnya, ketelitian menjadi bagian penting agar berita yang diterima masyarakat tidak menimbulkan kesalahpahaman.
“Saya hanya nitip pesan kepada kawan-kawan media agar setiap informasi yang dijadikan berita dikonfirmasi dan verifikasi terlebih dahulu, supaya akurat beritanya,” ujar Arifin.
Pesan tersebut sekaligus menegaskan pentingnya komunikasi antara aparat dan wartawan, terutama ketika informasi yang berkembang di masyarakat membutuhkan penjelasan dari pihak terkait. Akses komunikasi yang baik diharapkan membantu jurnalis menguji fakta tanpa mengabaikan independensi pers.
Ketua KJPI, Apip Nopianto, menyampaikan apresiasi atas sambutan jajaran Koramil 1603/Lohbener. Ia menilai silaturahmi menjadi salah satu cara membangun komunikasi yang sehat antara komunitas jurnalis dan aparat di wilayah.
Apip menegaskan, KJPI berkomitmen menjalankan kerja jurnalistik dengan berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik. Akurasi, keberimbangan, klarifikasi, dan tanggung jawab kepada publik tetap menjadi pegangan dalam mengolah informasi menjadi berita.
“Untuk menyajikan informasi yang akurat dan terpercaya, kami memastikan seluruh anggota KJPI akan selalu mengutamakan klarifikasi serta konfirmasi sebelum fakta di lapangan diolah menjadi produk berita,” ungkap Apip.
Bagi masyarakat, kualitas pemberitaan tidak hanya ditentukan oleh seberapa cepat sebuah peristiwa diketahui, tetapi juga seberapa tepat informasi itu disampaikan.
Karena itu, hubungan komunikasi yang baik antara jurnalis dan aparat diharapkan mempermudah pemeriksaan fakta, sekaligus tetap memberi ruang bagi pers untuk bekerja secara profesional dan independen.
Silaturahmi tersebut diharapkan menjadi awal dari komunikasi yang lebih terbuka antara KJPI dan Koramil 1603/Lohbener.
Tujuannya bukan sekadar mempererat hubungan personal, melainkan membangun kebiasaan saling memberi klarifikasi agar informasi yang beredar semakin jelas, berimbang, dan bermanfaat bagi warga Pantura Indramayu.
Pada akhirnya, masyarakat menjadi pihak yang paling berkepentingan atas kualitas informasi. Ketika fakta diperiksa dengan cermat dan setiap pihak terbuka terhadap konfirmasi, kepercayaan publik terhadap pemberitaan dapat tumbuh tanpa mengurangi fungsi pers sebagai penyampai informasi sekaligus pengawas kehidupan publik.(Wiwin hidayat)








Komentar