Min.co.id | Ciamis — Sebanyak 3.013 warga Desa Bangunharja, Kecamatan Cisaga, Kabupaten Ciamis, tercatat dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2026. Penetapan data pemilih ini menjadi salah satu tahapan penting agar hak warga dalam menentukan pemimpin desa dapat terakomodasi dengan baik.
Di balik angka ribuan pemilih tersebut, ada harapan agar proses pemilihan berlangsung tertib, transparan, dan tidak merusak kerukunan warga. Sebab, setelah pemungutan suara selesai, masyarakat tetap akan hidup berdampingan dan bersama-sama membangun desa.
Penetapan DPT dibahas dalam kegiatan monitoring dan evaluasi panitia Pilkades Desa Bangunharja, Senin (19/10/2026), pukul 08.00–11.30 WIB. Kegiatan itu dihadiri Kanit Binmas Polsek Cisaga Aipda Kusnendi, Camat Cisaga Osep Hernandi, perwakilan Koramil 1312 Babinsa Serka Iwan, Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Bangunharja, serta panitia Pilkades.
Berdasarkan hasil pendataan, DPT Pilkades Desa Bangunharja terdiri atas 1.472 pemilih laki-laki dan 1.541 pemilih perempuan, dengan total 3.013 orang. Data tersebut menjadi dasar bagi panitia dalam mempersiapkan tahapan pemilihan berikutnya.
Kehadiran kepolisian dalam kegiatan tersebut diarahkan untuk mendukung kelancaran tahapan Pilkades sekaligus mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Koordinasi dengan pemerintah kecamatan, pemerintah desa, panitia, dan unsur terkait dinilai penting agar setiap tahapan berjalan sesuai ketentuan.
Kapolres Ciamis AKBP Eko Iskandar melalui Kapolsek Cisaga AKP Misman Asep Zaenal menegaskan bahwa kepolisian akan terus berkoordinasi dan melakukan pemantauan selama proses Pilkades berlangsung.
Ia juga mengajak masyarakat menjaga keamanan dan kerukunan, termasuk ketika menghadapi perbedaan pilihan.
Pesan tersebut menjadi penting karena pemilihan kepala desa bukan hanya soal siapa yang memperoleh suara terbanyak. Prosesnya juga menyangkut kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggaraan pemilihan dan kemampuan warga menerima hasil secara dewasa.
Karena itu, data pemilih perlu dikelola dengan cermat, sementara setiap tahapan harus dilaksanakan sesuai aturan. Jika terdapat kekeliruan atau keberatan terkait data pemilih, mekanisme klarifikasi melalui panitia dan pihak berwenang perlu dimanfaatkan agar persoalan dapat diselesaikan secara tepat.
Laporan kegiatan menyebutkan masyarakat menyambut baik keterlibatan kepolisian dan berharap Pilkades berjalan tertib, transparan, serta damai. Namun, laporan tersebut tidak menyertakan kutipan langsung warga yang dapat menggambarkan tanggapan mereka secara lebih terperinci.
Polsek Cisaga berharap seluruh tahapan Pilkades Desa Bangunharja berlangsung aman hingga selesai. Lebih dari itu, masyarakat diharapkan tetap menjaga persaudaraan meskipun memiliki pilihan calon yang berbeda.
Sebab, siapa pun yang nantinya terpilih, tantangan berikutnya adalah memastikan kepemimpinan desa mampu merangkul seluruh warga. Pemilihan yang damai menjadi awal, sedangkan persatuan dan pelayanan kepada masyarakat merupakan pekerjaan yang harus terus dijaga setelah proses pemungutan suara berakhir.
Selama kegiatan monitoring dan evaluasi berlangsung, situasi dilaporkan aman, tertib, dan kondusif tanpa kejadian menonjol.
Penulis: Redaksi
Editor: Redaksi Min.co.id
Sumber: Humas Polres Ciamis,Diolah Redaksi Min.co.id








Komentar