Min.co.id | Ciamis — Menjadi lebih mandiri bukan hanya soal mampu melakukan sesuatu tanpa bantuan orang lain. Bagi pelajar, kemandirian juga berarti berani bertanggung jawab atas pilihan, mampu bekerja sama, dan menghormati orang lain. Nilai-nilai itulah yang diharapkan tumbuh ketika seorang siswa menjalani pendidikan kepramukaan.
Sebanyak 167 siswa kelas IX SMPN 1 Sindangkasih, Kabupaten Ciamis, mengikuti pelantikan Pramuka Penggalang Terap di lapangan sekolah setempat, Jumat hingga Sabtu (16–17 Oktober 2026). Pelantikan ini menandai pencapaian mereka setelah menyelesaikan Syarat-Syarat Kecakapan Umum (SKU) tingkat Penggalang Terap.
Di lingkungan sekolah, kegiatan kepramukaan menjadi ruang belajar yang berbeda dari pelajaran di dalam kelas. Siswa tidak hanya dituntut memahami materi, tetapi juga mengembangkan kedisiplinan, keberanian, kemampuan bekerja dalam kelompok, serta tanggung jawab terhadap tugas yang diberikan.
Nilai-nilai tersebut penting dibawa ke kehidupan sehari-hari. Kedisiplinan, misalnya, tidak cukup ditunjukkan saat mengikuti kegiatan resmi, tetapi juga melalui kepatuhan terhadap aturan sekolah. Begitu pula semangat kebersamaan yang seharusnya tercermin dalam sikap saling membantu dan menghargai teman.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari itu berada di bawah tanggung jawab Kepala SMPN 1 Sindangkasih, Drs. Asep Anaskurniadi. Pelantikan menjadi bagian dari pembinaan karakter siswa melalui kegiatan nonakademik yang memberi kesempatan kepada pelajar untuk mengembangkan potensi diri dan jiwa kepemimpinan.
Kapolres Ciamis AKBP Eko Iskandar, S.H., S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Cikoneng Kompol H. Husen Sujana, menyampaikan dukungan terhadap kegiatan positif yang membantu membentuk karakter generasi muda.
Pembinaan sejak usia sekolah dinilai penting agar pelajar terbiasa menaati aturan, menjaga perilaku, dan menjauhi tindakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain. Untuk mencapai tujuan tersebut, peran sekolah perlu berjalan seiring dengan pendampingan keluarga, kepedulian masyarakat, dan pembinaan dari berbagai pihak, termasuk kepolisian.
Pendidikan kepramukaan juga diharapkan menumbuhkan kepedulian sosial dan semangat kebangsaan. Dengan bekal tersebut, siswa tidak hanya dipersiapkan untuk meraih prestasi akademik, tetapi juga menjadi pribadi yang mampu hidup berdampingan, menghargai perbedaan, dan berkontribusi positif di lingkungannya.
Tantangannya adalah memastikan nilai-nilai yang dipelajari tidak berhenti pada upacara pelantikan. Tanda kecakapan dan status Penggalang Terap akan lebih bermakna apabila tercermin dalam kebiasaan siswa setelah kembali ke rumah dan menjalani aktivitas di sekolah.
Harapannya, 167 siswa yang dilantik mampu menjadikan pengalaman kepramukaan sebagai bekal untuk tumbuh lebih disiplin, mandiri, percaya diri, dan bertanggung jawab. Sekolah, orang tua, serta masyarakat diharapkan terus memberikan ruang dan pendampingan agar nilai-nilai tersebut benar-benar menjadi bagian dari karakter mereka.
Pembinaan generasi muda melalui kegiatan seperti ini juga diharapkan membantu menciptakan lingkungan pendidikan yang positif, memperkuat pencegahan kenakalan remaja, serta menyiapkan generasi penerus yang memiliki kepedulian terhadap sesama dan lingkungan.
Selama pelaksanaan kegiatan, situasi terpantau aman, lancar, dan kondusif.
Penulis: Redaksi
Editor: Redaksi Min.co.id
Sumber: Humas Polres Ciamis,Diolah Redaksi Min.co.id








Komentar