Lapangan Sindanglaya Jadi Ruang Belajar, Pramuka Sukamantri Diuji Bukan Hanya Soal Juara

Min.co.id | Ciamis – Lapangan Desa Sindanglaya, Kecamatan Sukamantri, Ciamis, Selasa (6/10/2026) sore, dipenuhi peserta Pramuka yang bersiap mengikuti rangkaian Lomba Tingkat II Kwartir Ranting Sukamantri.

Bagi peserta, kegiatan ini bukan sekadar berdiri dalam barisan mengikuti upacara pembukaan. Setelah seremoni berakhir, mereka akan berhadapan dengan berbagai tantangan yang menuntut disiplin, keterampilan dan kemampuan bekerja bersama satu regu.

Di situlah nilai kegiatan Pramuka sebenarnya diuji.

Lomba Tingkat II tersebut dibuka sekitar pukul 16.00 WIB dan dipimpin Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Ciamis H. Nanang Permana, M.H.

Sejumlah unsur ikut hadir, mulai dari pemerintah kecamatan, TNI-Polri, bidang pendidikan dan kesehatan hingga pemerintah desa serta pengurus Gerakan Pramuka.

Kapolsek Panjalu AKP Yaya Koswara, S.H. juga berada di lokasi untuk mengikuti pembukaan sekaligus memastikan kegiatan berlangsung tertib.

Ketika Anak-anak Belajar di Luar Kelas

Ada pelajaran yang sulit diperoleh hanya dari buku pelajaran.

Ketika mengikuti kegiatan Pramuka, peserta dituntut datang tepat waktu, mematuhi aturan, menjaga perlengkapan, menyelesaikan tugas dan bekerja dengan anggota regu lainnya.

Kesalahan satu orang dapat memengaruhi kelompok. Sebaliknya, keberhasilan sebuah regu juga bergantung pada kemampuan anggotanya untuk saling membantu.

Pengalaman seperti itulah yang membuat kegiatan kepramukaan memiliki ruang tersendiri dalam pembentukan karakter anak dan remaja.

Lomba bukan hanya tentang siapa yang paling cepat atau paling unggul. Peserta juga belajar menerima hasil, menghargai aturan dan tetap bekerja sama ketika menghadapi kesulitan.

Polisi Tak Hanya Berdiri di Tepi Lapangan

Kehadiran kepolisian dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan peserta dan panitia dapat menjalankan kegiatan dengan nyaman.

Kapolsek Panjalu AKP Yaya Koswara mengatakan pihaknya mendukung kegiatan kepramukaan yang melibatkan generasi muda.

“Kegiatan kepramukaan merupakan aktivitas positif dalam membentuk kedisiplinan, kemandirian dan kebersamaan generasi muda. Kami juga mengajak seluruh peserta, panitia dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan aman dan lancar,” ujar Yaya.

Selain mengikuti pembukaan, kepolisian juga berkoordinasi dengan unsur pemerintah kecamatan, TNI, pendidikan, kesehatan, pemerintah desa dan pengurus Gerakan Pramuka.

Koordinasi tersebut diperlukan karena kegiatan yang melibatkan banyak peserta tidak hanya membutuhkan kesiapan perlombaan, tetapi juga pengaturan lingkungan sekitar.

Bukan Sekadar Mencari Pemenang

Bagi orang tua dan pembina, kegiatan seperti ini juga menjadi kesempatan melihat bagaimana anak-anak belajar mengurus dirinya sendiri.

Mereka belajar mengikuti jadwal, bertanggung jawab terhadap tugas dan menghadapi situasi bersama teman satu kelompok.

Nilai tersebut tidak selalu terlihat saat upacara pembukaan. Justru proses selama mengikuti perlombaan yang akan menunjukkan seberapa jauh peserta mampu menerapkannya.

Karena itu, hasil akhir bukan satu-satunya ukuran.

Ada peserta yang mungkin pulang membawa penghargaan. Ada pula yang tidak menjadi juara, tetapi membawa pengalaman baru tentang kerja sama, disiplin dan keberanian menghadapi tantangan.

Pelajaran yang Dibawa Pulang

Pembukaan Lomba Tingkat II Kwartir Ranting Sukamantri akhirnya menjadi titik awal perjalanan para peserta.

Lapangan Desa Sindanglaya menjadi tempat mereka belajar bahwa bekerja dalam kelompok membutuhkan tanggung jawab, sementara mengikuti aturan membutuhkan kedisiplinan.

Bagi masyarakat, kegiatan tersebut juga menjadi ruang positif bagi anak-anak dan remaja untuk mengisi waktu dengan aktivitas yang membangun.

Polisi memastikan sisi keamanan tetap diperhatikan, sementara peserta menghadapi tantangan mereka sendiri.

Sebab pada akhirnya, yang paling penting dari sebuah lomba Pramuka bukan hanya siapa yang berdiri sebagai juara, tetapi karakter apa yang terbentuk ketika anak-anak belajar berjuang bersama.

Penulis: Redaksi
Editor: Redaksi Min.co.id
Sumber: Humas Polres Ciamis,Diolah Redaksi

Komentar

News Feed