Min.co.id | Indramayu – Upacara Hari Kesaktian Pancasila di Lapangan Makodim 0616/Indramayu, Kamis (1/10/2026), berlangsung khidmat. Namun, bagi peserta, peringatan 1 Oktober tidak hanya soal berdiri dalam barisan dan mengikuti rangkaian seremoni.
Upacara yang dimulai pukul 07.00 WIB itu dipimpin Dandim 0616/Indramayu Letkol Arm Tulus Widodo, S.E., M.Han., sebagai inspektur upacara.
Personel Perwira, Bintara, Tamtama, staf, Unit Intel hingga Pegawai Negeri Sipil Kodim 0616/Indramayu mengikuti seluruh rangkaian kegiatan di Lapangan Upacara Makodim, Jalan Gatot Subroto Nomor 1, Desa Pekandangan, Kecamatan Indramayu.
Rangkaian upacara diawali penghormatan kepada inspektur upacara dan mengheningkan cipta. Peserta kemudian mengikuti pembacaan teks Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, naskah ikrar serta doa.
Dalam kesempatan tersebut, Tulus Widodo mengingatkan pentingnya menjadikan nilai-nilai Pancasila sebagai landasan dalam menjalankan tugas dan pengabdian.
“Peringatan Hari Kesaktian Pancasila hendaknya menjadi momentum untuk semakin memperkokoh persatuan dan kesatuan serta meningkatkan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara,” ujar Tulus.
Menurutnya, semangat tersebut perlu diwujudkan melalui pelaksanaan tugas secara profesional, menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia serta memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.
Pesan itu menjadi bagian penting dari peringatan Hari Kesaktian Pancasila di lingkungan Kodim 0616/Indramayu.
Sebab, setelah upacara selesai, nilai-nilai yang dibacakan dalam rangkaian seremoni tersebut kembali berhadapan dengan tugas sehari-hari. Bagi prajurit, pengabdian kepada negara dan masyarakat tidak berhenti ketika barisan dibubarkan.
Di titik inilah, secara jurnalistik, peringatan Hari Kesaktian Pancasila dapat dilihat bukan hanya sebagai agenda tahunan, tetapi juga sebagai pengingat bahwa nilai Pancasila perlu diterjemahkan melalui tindakan dalam pelaksanaan tugas.
Upacara berlangsung dalam suasana khidmat hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai.
Bagi peserta, peringatan 1 Oktober menjadi momentum untuk kembali mengingat perjalanan sejarah bangsa. Bagi masyarakat, maknanya akan lebih terasa ketika nilai persatuan, kebersamaan dan pengabdian tersebut hadir dalam tindakan nyata di tengah kehidupan sehari-hari.
Penulis: Redaksi
Editor: Redaksi Min.co.id
Sumber: Pendim 0616/Indramayu,Diolah Redaksi








Komentar