Menjelang Tengah Malam, Polisi Cek Kantor Perhutani dan Ingatkan Warga Tetap Waspada

Min.co.id | Ciamis – Jarum jam sudah menunjukkan pukul 23.00 WIB ketika sebagian besar aktivitas warga mulai berkurang. Di tengah suasana malam itu, tiga personel Sat Samapta Polres Ciamis masih menyusuri sejumlah titik yang dinilai perlu mendapat perhatian, termasuk kawasan Kantor Perhutani.

Patroli tersebut bukan sekadar melintas. Personel berhenti untuk memantau situasi sekitar sekaligus berkomunikasi dengan masyarakat yang masih beraktivitas. Warga diingatkan agar tetap waspada terhadap lingkungan, terutama ketika beraktivitas pada malam hari.

Patroli dialogis berlangsung Rabu (30/9/2026) mulai pukul 23.00 WIB hingga selesai. Kegiatan dilakukan Unit Patroli Sat Samapta Polres Ciamis dengan menyasar sejumlah lokasi yang dianggap rawan gangguan keamanan, termasuk objek vital dan kawasan yang berpotensi menjadi lokasi aksi kriminal maupun premanisme.

Tiga personel yang bertugas yakni Bripka Kurniawan, Brigadir Asep Widi dan Bripda Fauzan Azmi. Mereka menggunakan kendaraan patroli Nissan Almera nomor VIII 1002-56.

Dalam patroli tersebut, personel juga membawa sejumlah perlengkapan pendukung, di antaranya road blocker, alat pemadam api ringan (APAR), rompi antipeluru dan rompi pengaturan lalu lintas berwarna hijau.

Di sekitar Kantor Perhutani, petugas melakukan pemantauan kondisi lingkungan. Tidak hanya mengandalkan pengamatan, personel juga menyampaikan pesan keamanan kepada masyarakat yang ditemui.

Warga diminta tidak mengabaikan kondisi sekitar dan lebih berhati-hati saat beraktivitas pada malam hari. Pesan sederhana itu menjadi bagian dari pendekatan patroli dialogis, yakni polisi tidak hanya hadir untuk mengawasi, tetapi juga membuka komunikasi dengan masyarakat.

Kapolres Ciamis AKBP Eko Iskandar, S.H., S.I.K., M.Si., melalui Kasat Samapta Polres Ciamis IPTU Zezen Zaenal Mutaqin, S.H., M.H., mengatakan patroli dilakukan sebagai langkah pencegahan terhadap potensi gangguan keamanan.

“Kami terus melaksanakan patroli secara rutin, terutama di lokasi yang dianggap rawan dan objek vital. Selain menjaga keamanan, personel juga berdialog dengan masyarakat untuk menyampaikan pesan kamtibmas dan mengajak bersama-sama menjaga situasi tetap aman dan kondusif,” ujar Zezen.

Kehadiran petugas pada jam rawan diharapkan dapat mempersempit peluang terjadinya tindak kriminal. Namun, pengamanan lingkungan tidak sepenuhnya bergantung pada patroli polisi.

Masyarakat tetap memiliki peran penting dengan mengenali kondisi lingkungan, meningkatkan kewaspadaan dan segera melaporkan apabila menemukan sesuatu yang mencurigakan atau berpotensi mengganggu keamanan.

Bagi warga yang masih beraktivitas hingga larut malam, keberadaan petugas di sejumlah titik menjadi salah satu bentuk pengawasan ruang publik. Sementara bagi polisi, patroli memberikan kesempatan untuk melihat langsung kondisi wilayah dan berinteraksi dengan masyarakat.

Patroli berlangsung hingga selesai dengan pemantauan terhadap kawasan yang menjadi sasaran kegiatan. Berdasarkan keterangan kepolisian, selama patroli tidak ditemukan gangguan keamanan yang menonjol.

Malam terus berjalan. Ketika sebagian warga memilih beristirahat, sebagian lainnya masih beraktivitas. Di ruang-ruang seperti itulah kewaspadaan tetap dibutuhkan bukan hanya dari polisi, tetapi juga dari masyarakat yang berada di lingkungannya.

Penulis: Redaksi
Editor: Redaksi Min.co.id
Sumber: Humas Polres Ciamis,Diolah Redaksi

Komentar

News Feed