Min.co.id | Ciamis — Bagi warga yang datang ke bank, rasa aman sering kali menjadi hal pertama yang dicari. Mereka ingin bisa menarik uang, melakukan transaksi, atau mengurus keperluan perbankan tanpa harus khawatir dengan gangguan keamanan.
Di balik situasi itu, ada petugas Satpam yang setiap hari berada di garis depan lingkungan perbankan. Bukan sekadar menjaga pintu masuk, tetapi juga dituntut mampu mengenali potensi gangguan dan tahu harus berbuat apa ketika situasi berubah.
Peran tersebut kembali menjadi perhatian dalam pembinaan Satpam Bank BJB Unit Panumbangan yang dilakukan Polsek Panumbangan Polres Ciamis, Selasa (29/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 09.00 WIB itu bukan hanya menyangkut soal penjagaan. Petugas Satpam mendapat pembekalan mengenai tanggung jawab pengamanan, langkah menghadapi potensi gangguan keamanan, hingga tindakan awal ketika terjadi peristiwa pidana.
Bagi masyarakat yang beraktivitas di lingkungan bank, kemampuan tersebut memiliki arti penting. Sebab, ketika terjadi persoalan, beberapa menit pertama dapat menjadi masa yang menentukan sebelum penanganan dilakukan oleh pihak yang berwenang.
Kanit Binmas Polsek Panumbangan Aipda Endang Solihin dalam pembinaan tersebut mengingatkan Satpam mengenai tugas dan kewenangannya sebagai bagian dari sistem pengamanan swakarsa.
Satpam juga diberikan pemahaman mengenai aturan pengamanan swakarsa, termasuk Perpol Nomor 4 Tahun 2020 dan Perkap Nomor 1 Tahun 2023.
Salah satu materi yang ditekankan adalah apa yang harus dilakukan ketika menemukan dugaan tindak pidana.
Satpam diharapkan segera melapor kepada Kepolisian dan atasan. Dalam batas kewenangannya, petugas juga dapat melakukan tindakan awal untuk mengamankan situasi serta menjaga tempat kejadian agar kondisi di lokasi tidak berubah sebelum ditangani petugas yang berwenang.
Artinya, tugas Satpam bukan mengambil alih pekerjaan polisi. Justru yang dibutuhkan adalah kemampuan mengenali situasi, mengambil langkah awal secara tepat, kemudian memastikan koordinasi dengan pihak yang memiliki kewenangan penanganan lebih lanjut.
Kapolsek Panumbangan AKP Moh. Farkhan mengatakan pembinaan tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan kemampuan dan kesiapsiagaan Satpam.
“Pembinaan ini merupakan upaya Kepolisian untuk meningkatkan kemampuan dan kesiapsiagaan Satpam dalam melaksanakan tugasnya,” ujar Farkhan, mewakili Kapolres Ciamis AKBP Eko Iskandar.
Menurutnya, Satpam diharapkan mampu mengenali potensi gangguan sejak dini dan segera berkoordinasi dengan Kepolisian apabila menemukan kejadian yang membutuhkan penanganan.
Bagi petugas keamanan sendiri, pembinaan seperti ini menjadi pengingat bahwa menghadapi situasi di lapangan membutuhkan lebih dari sekadar kehadiran fisik.
Seorang Satpam Bank BJB Unit Panumbangan menyambut baik pembekalan tersebut. Menurutnya, arahan dari Kepolisian membantu petugas memahami kembali batas tugas dan langkah yang tepat ketika menghadapi gangguan keamanan.
“Kami menyambut baik pembinaan dari Kepolisian. Arahan yang diberikan sangat membantu kami dalam memahami kembali tugas dan tanggung jawab sebagai Satpam,” ungkapnya.
Lingkungan perbankan memiliki aktivitas yang tidak pernah benar-benar sepi. Ada nasabah yang datang membawa uang, melakukan transaksi, mengambil tabungan, atau mengurus kebutuhan lainnya.
Karena itu, keamanan bukan hanya persoalan antara polisi dan Satpam. Ada kepentingan masyarakat yang harus dijaga di dalamnya.
Koordinasi yang baik antara petugas keamanan dan Kepolisian diharapkan membuat gangguan dapat dikenali lebih cepat dan ditangani sesuai kewenangan.
Pada akhirnya, ukuran keamanan di sebuah bank bukan sekadar ada atau tidaknya petugas berseragam di pintu masuk.
Yang lebih penting adalah seberapa siap mereka ketika sesuatu terjadi, seberapa cepat bantuan datang, dan seberapa tepat setiap pihak menjalankan kewenangannya.
Di situlah pembinaan Satpam menjadi penting bukan hanya untuk menjaga sebuah gedung, tetapi untuk menjaga rasa aman orang-orang yang setiap hari datang ke dalamnya.
Penulis: Redaksi
Editor: Redaksi Min.co.id
Sumber: Humas Polres Ciamis,Diolah Redaksi








Komentar