Polisi Datangi Warga Cikoneng, Pesannya Sederhana: Jangan Biarkan Masalah Membesar

Min.co.id | Ciamis – Gangguan keamanan di lingkungan warga tidak selalu datang dalam bentuk kejahatan yang terlihat. Berita bohong, provokasi, geng motor hingga konflik antarwarga bisa bermula dari persoalan kecil yang terlambat diantisipasi.

Karena itu, komunikasi langsung antara warga dan polisi menjadi penting. Pesan tersebut disampaikan personel Binmas Polsek Cikoneng saat menemui tokoh masyarakat di Dusun Subang, Desa Darmacaang, Kecamatan Cikoneng, Sabtu (26/9/2026).

Ps. Panit II Binmas Polsek Cikoneng Bripka Vikky Alfian, S.H., M.M., menemui salah seorang tokoh masyarakat setempat, Herlan, sekitar pukul 10.00 WIB.

Pertemuan itu tidak sekadar menyampaikan pesan keamanan. Polisi juga menggali informasi mengenai kondisi lingkungan dan mengajak masyarakat tidak bersikap acuh terhadap perubahan situasi di sekitarnya.

Hoaks Bisa Menjadi Masalah Nyata

Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah informasi yang beredar di tengah masyarakat.

Warga diingatkan agar tidak langsung mempercayai atau menyebarkan berita yang belum jelas kebenarannya. Hoaks, ujaran kebencian dan provokasi dapat memicu kesalahpahaman bahkan konflik jika diterima tanpa verifikasi.

Bagi masyarakat, persoalan tersebut menjadi semakin penting ketika informasi menyebar cepat melalui media sosial dan grup percakapan.

Karena itu, polisi meminta warga lebih berhati-hati sebelum meneruskan informasi yang belum diketahui sumber dan kebenarannya.

Geng Motor hingga Konflik Warga

Selain informasi yang menyesatkan, masyarakat juga diminta memperhatikan aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan, termasuk keberadaan geng motor dan perilaku menyimpang.

Namun ketika persoalan muncul, warga diingatkan agar tidak menyelesaikannya dengan cara sendiri.

Polsek Cikoneng mendorong masyarakat memilih jalur komunikasi dan melibatkan pihak yang berwenang apabila terjadi persoalan yang berpotensi mengganggu keamanan.

Kapolsek Cikoneng Kompol H. Husen Sujana, S.H., M.H., mengatakan komunikasi langsung dengan masyarakat diperlukan agar informasi mengenai kondisi lingkungan dapat diterima lebih cepat.

“Melalui kegiatan sambang, kami ingin memastikan komunikasi antara kepolisian dengan masyarakat terus terjalin,” ujar Husen.

Ia mengajak masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan segera menyampaikan informasi apabila menemukan potensi gangguan keamanan.

Keamanan Bukan Hanya Urusan Polisi

Warga merupakan pihak yang paling dekat dengan lingkungan tempat tinggalnya. Mereka pula yang biasanya lebih dahulu mengetahui ketika terjadi perubahan atau muncul persoalan di sekitar.

Karena itu, Polsek Cikoneng meminta masyarakat tidak menunggu sebuah masalah menjadi besar sebelum melaporkannya.

Informasi dapat disampaikan kepada Panit Binmas, Bhabinkamtibmas atau langsung ke Polsek Cikoneng untuk ditindaklanjuti sesuai kebutuhan.

Sambang di Dusun Subang akhirnya bukan sekadar agenda kunjungan polisi kepada tokoh masyarakat.

Ada pesan yang lebih sederhana: jangan mudah percaya, jangan mudah terpancing, dan jangan diam ketika melihat potensi masalah di lingkungan sendiri.

Sebab keamanan sebuah kampung bukan hanya ditentukan oleh seberapa sering polisi datang berpatroli, tetapi juga oleh seberapa cepat warga mengenali persoalan dan memilih cara yang tepat untuk mengatasinya.

Penulis: Redaksi
Editor: Redaksi Min.co.id
Sumber: Humas Polres Ciamis,Diolah Redaksi

Komentar

News Feed