Min.co.id | Madiun — Kepedulian terhadap masyarakat di sekitar jalur kereta api kembali diwujudkan PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun. Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), KAI menyalurkan bantuan senilai Rp445,075 juta untuk pendidikan, kebersihan lingkungan, dan fasilitas sosial.
Bantuan Program Bina Lingkungan tersebut diberikan kepada empat penerima di wilayah kerja KAI Daop 7 Madiun.
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis di Aula Lantai 2 Kantor Daop 7 Madiun. Hadir dalam kegiatan tersebut Vice President (VP) KAI Daop 7 Madiun Ali Afandi bersama Tim TJSL serta jajaran Humas, Keuangan dan Pengamanan.
Empat penerima bantuan tersebut yakni MTs Al Ittihadiyah Canggu Kabupaten Kediri, Lazisnu Ranting Tawangrejo Kabupaten Kediri, MI Nurul Islam Kabupaten Tulungagung, serta PERPENKA DPD 7 Madiun.
Rinciannya, MTs Al Ittihadiyah Canggu memperoleh Rp200 juta untuk rehabilitasi ruang kelas.
Kemudian Lazisnu Ranting Tawangrejo menerima Rp113 juta yang digunakan untuk pengadaan sarana kebersihan berupa motor sampah, gerobak, dan tempat sampah.
Sementara MI Nurul Islam mendapat Rp100 juta untuk pengadaan perangkat komputer. Adapun PERPENKA DPD 7 Madiun memperoleh Rp32,075 juta untuk pembangunan fasilitas toilet dan gudang.
VP KAI Daop 7 Madiun Ali Afandi mengatakan keberadaan perusahaan tidak semata berorientasi pada kegiatan bisnis. KAI, kata dia, juga memiliki tanggung jawab untuk memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan di sekitar wilayah operasional.
“Melalui sinergi yang terjalin dengan berbagai pihak, KAI Daop 7 Madiun berharap tercipta ekosistem transportasi perkeretaapian yang semakin aman dan kondusif,” ujar Ali.
Menurut Ali, hubungan dengan masyarakat dan pemangku kepentingan juga menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran operasional kereta api. Termasuk dalam menjaga keamanan jalur dan lingkungan di sekitar wilayah kerja.
Manager Humas KAI Daop 7 Madiun Tohari mengatakan bantuan TJSL tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai bantuan semata, tetapi dapat memberikan manfaat yang dirasakan langsung oleh penerima.
“Kami berharap bantuan TJSL dari KAI Daop 7 Madiun ini dapat memberikan dampak positif yang langsung dirasakan oleh masyarakat, baik di bidang pendidikan, kebersihan lingkungan, maupun fasilitas sosial,” kata Tohari.
Di sisi lain, KAI juga mengajak masyarakat untuk ikut menjaga keselamatan perjalanan kereta api. Menurut Tohari, keselamatan di jalur kereta api membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
“Lebih dari itu, kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bersama-sama menjaga keselamatan perjalanan kereta api karena menjadi tanggung jawab bersama,” pungkasnya.
Penulis: Chandra
Editor: Redaksi Min.co.id
Sumber: Humas KAI Daop 7 Madiun,Daop 7 Madiun








Komentar