Min.co.id | Bandung – Kedatangan empat tim negara peserta FIFA U-17 ke kawasan Soreang, Kabupaten Bandung, membuat pengamanan tidak hanya berpusat di lokasi pertandingan. Pergerakan pemain dan ofisial sejak masa latihan hingga menuju arena pertandingan juga menjadi perhatian Ditlantas Polda Jawa Barat.
Dirlantas Polda Jabar Kombes Pol Reydian Kokrosono mengatakan, jajaran lalu lintas telah menyiapkan personel dan pola pengamanan untuk memastikan mobilitas tim selama berada di wilayah Jawa Barat.
“Kemarin sudah gelar pasukan, pengamanan FIFA U-17 di Soreang. Semua sudah siap, lalu lintas pun sudah siap,” kata Reydian di Mapolda Jabar, Kota Bandung, Selasa (22/9/2026).
Menurut Reydian, pengamanan tersebut berada di bawah arahan Mabes Polri. Evaluasi dilakukan setiap hari untuk melihat kebutuhan pengamanan dan menentukan prioritas operasional di lapangan.
Bagi kepolisian, kelancaran perjalanan tim menjadi salah satu bagian penting dalam pengamanan turnamen. Sebab, aktivitas mereka tidak hanya berlangsung ketika pertandingan dimulai, tetapi juga mencakup perjalanan menuju tempat latihan dan lokasi pertandingan.
Untuk mendukung mobilitas tersebut, Ditlantas Polda Jabar berkoordinasi dengan Polda Metro Jaya, terutama berkaitan dengan perpindahan tim yang melibatkan wilayah Jakarta dan Jawa Barat.
Empat Tim Jadi Fokus Pengamanan
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan mengatakan terdapat empat tim negara peserta yang dijadwalkan bertanding di Soreang.
Pengamanan terhadap mereka dilakukan sejak masa latihan hingga pertandingan. Fokusnya terutama pada keselamatan perjalanan di jalan raya.
“Tim dari empat negara yang berlaga di Soreang harus kami jamin keamanan dan keselamatannya, terutama di jalan. Jadi pengawalan, kemudian pengamanan rute perjalanan dilakukan secara melekat, dari mulai masa latihan sampai hari pertandingan,” ujar Hendra.
Skema pengamanan juga membagi kewenangan berdasarkan wilayah. Saat tim berada di Jakarta, pengamanan menjadi tanggung jawab Polda Metro Jaya. Ketika memasuki wilayah Jawa Barat, pengamanan dilanjutkan jajaran Polda Jabar.
“Untuk di Jakarta, jajaran Jakarta Metro yang mengamankan. Sementara di wilayah Jawa Barat, kami yang mengamankan,” kata Reydian.
Pembagian tersebut membuat pengawalan dapat dilakukan secara berkesinambungan ketika rombongan berpindah wilayah.
Bagi masyarakat di sekitar Soreang, pengamanan turnamen internasional itu juga berarti adanya aktivitas kendaraan rombongan tim yang perlu diantisipasi. Karena itu, pengaturan lalu lintas menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari pengamanan pertandingan.
Penulis: Redaksi
Editor: Redaksi Min.co.id
Sumber: Bid Humas Polda Jabar,Diolah Redaksi








Komentar