Min.co.id | Ciamis – Pesan keamanan tidak selalu datang dari ruang pertemuan resmi. Di Masjid Besar Baitul Huda, Kecamatan Rajadesa, Kabupaten Ciamis, warga justru diingatkan tentang persoalan yang sehari-hari bisa masuk ke rumah melalui ponsel: hoaks, penipuan online hingga ancaman kebakaran.
Pesan itu disampaikan Ps. Kanit Binmas Polsek Rajadesa Bripka Angga Sundara saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus pertemuan rutin bulanan Badan Kontak Majelis Taklim (BKMM), Minggu (20/9/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.30 WIB tersebut dihadiri Ketua MUI Kecamatan Rajadesa, pimpinan Ponpes Manhajul Ulum, Kepala Desa Sirnabaya serta masyarakat.
Di hadapan warga, Angga mengingatkan agar informasi yang beredar di media sosial tidak langsung dipercaya, apalagi diteruskan kepada orang lain sebelum diperiksa kebenarannya.
Peringatan serupa juga disampaikan terkait penipuan online. Pesan singkat, tautan, maupun tawaran yang terlihat menguntungkan dapat menjadi pintu masuk bagi pelaku untuk mengambil keuntungan dari korban.
Warga juga diminta tidak mengabaikan potensi kebakaran hutan dan lahan. Aktivitas yang dapat memicu api perlu dihindari, sementara keberadaan titik api atau kondisi yang berpotensi menyebabkan kebakaran agar segera dilaporkan.
Persoalan keamanan lingkungan turut menjadi perhatian. Kepolisian mendorong warga kembali menghidupkan kegiatan Satuan Keamanan Lingkungan (Satkamling) sebagai salah satu cara memperkuat pengawasan di lingkungan masing-masing.
Kapolres Ciamis AKBP Eko Iskandar, S.H., S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Rajadesa IPTU Radius Windhu Astono, mengatakan keamanan tidak hanya bergantung pada petugas kepolisian.
“Keamanan lingkungan membutuhkan peran bersama. Kami mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap karhutla, tidak mudah terpengaruh berita hoaks, serta berhati-hati terhadap penipuan online,” ujar Radius.
Ia juga meminta masyarakat segera menyampaikan informasi apabila menemukan gangguan keamanan kepada Kanit Binmas, Bhabinkamtibmas maupun Polsek Rajadesa.
Bagi warga, penyampaian pesan secara langsung di tengah kegiatan masyarakat dinilai lebih mudah dipahami karena berkaitan dengan persoalan yang mereka hadapi sehari-hari.
Kegiatan Maulid Nabi dan pertemuan BKMM tersebut berlangsung tanpa gangguan keamanan. Komunikasi antara kepolisian, tokoh agama, pemerintah desa dan masyarakat menjadi bagian dari upaya mengetahui lebih cepat persoalan yang muncul di lingkungan warga.
Penulis: Redaksi
Editor: Redaksi Min.co.id
Sumber: Humas Polres Ciamis, diolah Redaksi








Komentar