Min.co.id | indramayu — Bagi sebagian warga Desa Gadingan, membuat sabun cuci piring mungkin selama ini hanya soal membeli dan menggunakannya. Jumat (18/9/2026), warga justru belajar bagaimana membuatnya sendiri—dengan harapan keterampilan sederhana itu bisa berubah menjadi tambahan penghasilan keluarga.
Pelatihan pembuatan sabun cair tersebut digelar di Kantor Desa Gadingan, Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu. Tidak hanya sabun cuci piring, warga juga diperkenalkan dengan cara membuat semir ban yang berpotensi dikembangkan menjadi produk usaha rumah tangga.
Pelatihan itu digelar Polres Indramayu Polda Jabar sebagai tindak lanjut permohonan Pemerintah Desa Gadingan untuk memberikan keterampilan usaha kepada masyarakat.
Kasat Tahti Polres Indramayu IPTU Agus Setiawan, S.H., yang menjadi narasumber, tidak hanya memberikan penjelasan. Warga diajak melihat sekaligus mempraktikkan langsung proses pembuatan produk.
Menurut Agus, keterampilan yang diberikan diharapkan tidak berhenti ketika kegiatan selesai. Warga justru didorong untuk mencoba kembali secara mandiri dan melihat kemungkinan mengembangkannya menjadi usaha.
“Dengan keterampilan yang diperoleh, kami berharap masyarakat dapat mengembangkan usaha dan menciptakan peluang pekerjaan baru,” kata Agus.
Bagi warga, praktik langsung menjadi bagian yang menarik. Pengetahuan yang sebelumnya tidak dimiliki kini bisa dibawa pulang dan dicoba kembali di rumah.
Salah seorang warga Gadingan, Rustinih, mengaku mendapat pengalaman baru dari pelatihan tersebut. Ia mengatakan warga kini mengetahui bahwa sabun cuci yang selama ini dibeli sehari-hari ternyata dapat dipelajari proses pembuatannya.
“Kami yang sebelumnya belum mengetahui cara membuat sabun cuci, sekarang mendapatkan pengetahuan dan keterampilan baru. Ini bisa kami praktikkan sendiri di rumah, bahkan dapat dikembangkan menjadi peluang usaha,” ujar Rustinih.
Menurut dia, kegiatan seperti itu terasa berbeda karena manfaatnya bisa langsung diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Jika dikembangkan secara serius, keterampilan tersebut juga dapat menjadi salah satu pilihan untuk menambah pemasukan keluarga.
Pemerintah Desa Gadingan menyambut baik kegiatan tersebut. Kuwu Gadingan Suwarto menilai pelatihan bukan hanya memberikan pengetahuan baru, tetapi membuka kemungkinan bagi warga untuk mengubah keterampilan menjadi kegiatan produktif.
“Pelatihan ini sangat bermanfaat karena tidak hanya memberikan pengetahuan dan keterampilan baru, tetapi juga membuka peluang bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha produktif,” kata Suwarto.
Suwarto berharap warga tidak berhenti pada tahap belajar. Keterampilan membuat sabun cair dan semir ban diharapkan terus dipraktikkan sehingga bisa berkembang menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi.
Dalam kegiatan tersebut turut hadir Kapolsek Sliyeg AKP Edi Mulyana, S.H., Bhabinkamtibmas Polsek Sliyeg, unsur Pemerintah Desa Gadingan, serta masyarakat setempat.
Bagi Rustinih, perhatian terhadap keterampilan warga menjadi sesuatu yang layak diteruskan.
“Kami sangat senang karena kegiatan seperti ini benar-benar memberikan manfaat langsung. Terima kasih Polres Indramayu, semoga semakin dekat dengan masyarakat dan kegiatan positif seperti ini dapat terus dilaksanakan,” ujarnya.
Pada akhirnya, yang dibawa pulang warga Gadingan bukan sekadar hasil praktik membuat sabun. Ada keterampilan baru yang bisa dicoba kembali di rumah—dan bagi sebagian warga, mungkin menjadi langkah kecil menuju usaha yang bisa menghasilkan.
Penulis: Redaksi
Editor: Redaksi Min.co.id
Sumber: Humas Polres Indramayu, diolah Redaksi










Komentar