Min.co.id | Ciamis – Persoalan di tengah masyarakat kerap kali tidak berdiri sendiri. Ketika satu masalah muncul, penyelesaiannya bisa membutuhkan lebih dari satu tangan – pemerintah desa, tenaga kesehatan, aparat keamanan, hingga unsur masyarakat.
Gagasan itulah yang mengemuka dalam Loka Karya Mini Tribulan III Tahun 2026 di wilayah kerja UPTD Puskesmas Handap Herang, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, Rabu (2/9/2026). Di tengah forum yang mempertemukan berbagai unsur tersebut, kepolisian ikut mengambil bagian, bukan sekadar sebagai penjaga keamanan, tetapi sebagai bagian dari jaringan komunikasi lintas sektor yang bersentuhan langsung dengan kehidupan warga.
Kegiatan berlangsung sekitar pukul 10.00 WIB hingga selesai di RM Saung Tampian Handap Herang. Polsek Cijeungjing diwakili Kanit Patroli dan hadir bersama Camat Cijeungjing, unsur pemerintahan kecamatan, TP PKK, UPTD terkait, Kepala KUA, para kepala desa, serta TP PKK di wilayah kerja UPTD Puskesmas Handap Herang.
Forum lintas sektor seperti loka karya mini menjadi ruang untuk mempertemukan berbagai sudut pandang. Pemerintah memiliki kewenangan administratif, puskesmas menangani aspek pelayanan kesehatan, sementara kepolisian memiliki tanggung jawab dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Bagi Polsek Cijeungjing, pertemuan semacam itu juga menjadi kesempatan untuk membangun komunikasi sejak dini dengan para pemangku kepentingan.
Kapolres Ciamis AKBP Eko Iskandar, S.H., S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Cijeungjing IPTU Purwanto mengatakan, komunikasi dan koordinasi lintas sektor diperlukan agar berbagai persoalan di masyarakat dapat diketahui lebih cepat dan ditangani bersama sesuai tugas masing-masing.
“Polri akan terus menjalin komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta seluruh instansi terkait. Kegiatan seperti loka karya mini ini menjadi ruang yang baik untuk menyatukan langkah dan membangun kerja sama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujar IPTU Purwanto.
Menurutnya, sinergitas diperlukan agar setiap persoalan yang berkembang di tengah masyarakat tidak terlambat diketahui.
Keamanan lingkungan bukan semata-mata persoalan ketika gangguan sudah terjadi. Upaya pencegahan justru membutuhkan komunikasi yang berjalan sebelum persoalan berkembang.
Karena itu, Polsek Cijeungjing mendorong pemerintah desa dan seluruh elemen masyarakat untuk memiliki kepedulian terhadap kondisi lingkungan masing-masing. Apabila ditemukan persoalan atau potensi gangguan kamtibmas, masyarakat diharapkan segera menyampaikannya kepada Bhabinkamtibmas maupun pihak kepolisian.
Pendekatan tersebut menempatkan masyarakat bukan hanya sebagai pihak yang menerima pelayanan, tetapi juga sebagai bagian dari sistem pencegahan.
Dalam konteks itu, kehadiran polisi di forum lintas sektor memiliki arti lebih luas. Personel tidak hanya mengikuti agenda pertemuan, tetapi juga membangun hubungan kelembagaan dengan unsur pemerintahan dan pelayanan masyarakat yang sehari-hari bersentuhan dengan warga.
Tantangan berikutnya adalah memastikan komunikasi yang terbangun di ruang pertemuan tidak berhenti ketika kegiatan selesai.
Sinergitas akan memiliki arti apabila diterjemahkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Pemerintah desa, aparat keamanan, instansi pelayanan, dan masyarakat perlu mengetahui jalur komunikasi yang dapat digunakan ketika persoalan muncul.
Polsek Cijeungjing juga mengingatkan agar masyarakat tidak mengambil tindakan sendiri ketika menghadapi persoalan yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan. Koordinasi dengan Bhabinkamtibmas, pemerintah desa, maupun pihak terkait dinilai lebih tepat agar persoalan dapat ditangani sesuai kewenangan.
Warga Menilai Komunikasi Antarunsur PentingKeterlibatan berbagai unsur dalam Loka Karya Mini Tribulan III Tahun 2026 mendapat respons positif dari masyarakat.
Salah seorang warga menilai komunikasi antara kepolisian, pemerintah desa, dan instansi terkait penting karena masing-masing memiliki peran berbeda dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Harapannya, koordinasi tersebut tidak hanya berlangsung dalam forum resmi, tetapi juga terus terpelihara ketika persoalan muncul di lingkungan warga.
Bagi masyarakat, komunikasi yang mudah diakses dapat menjadi langkah awal untuk mencegah persoalan kecil berkembang menjadi masalah yang lebih besar.
Loka Karya Mini Tribulan III Tahun 2026 di wilayah kerja UPTD Puskesmas Handap Herang pada akhirnya bukan hanya tentang sebuah pertemuan. Di dalamnya terdapat kebutuhan untuk menyatukan informasi, memperkuat komunikasi, dan memastikan setiap unsur memahami perannya.
Kepolisian membawa kepentingan keamanan dan ketertiban. Pemerintah membawa fungsi pelayanan dan pemerintahan. Sementara masyarakat menjadi pihak yang merasakan langsung dampak dari kualitas koordinasi tersebut.
Selama kegiatan berlangsung, rangkaian kegiatan berjalan aman dan lancar.
Di Cijeungjing, pesan yang dibangun dari forum itu sederhana ketika komunikasi berjalan lebih awal, banyak persoalan memiliki peluang lebih besar untuk diselesaikan sebelum berubah menjadi gangguan.
Penulis: Redaksi
Editor: Redaksi MIN.co.id
Sumber: Humas Polres Ciamis, Diolah Redaksi










Komentar