Min.co.id | Indramayu – Perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 di Desa Rancamulya, Kecamatan Gabuswetan, Kabupaten Indramayu, tidak hanya diisi dengan kegiatan seremonial. Warga Blok Redon memilih cara sederhana untuk merayakannya: berkumpul di pinggir kali, melempar kail, dan menunggu sambaran ikan.
Lomba mancing lele untuk umum akan digelar di Kali Karang Tawad, Blok Redon, Desa Rancamulya, Minggu (23/8/2026). Kegiatan dijadwalkan berlangsung mulai pukul 07.00 hingga 10.00 WIB.
Bagi warga, lomba tersebut bukan semata-mata soal siapa yang mendapatkan ikan paling banyak atau membawa pulang hadiah terbesar. Ada kesempatan untuk bertemu, bercanda dan menikmati suasana bulan kemerdekaan bersama warga lainnya.
Pelaksana kegiatan, Kuserih, mengatakan lomba mancing digelar untuk memeriahkan rangkaian kegiatan Agustus sekaligus menyediakan hiburan bagi masyarakat.
“Tujuannya untuk memeriahkan acara bulan Agustus, bertepatan dengan bulan kemerdekaan RI ke-81, kami ingin kegiatan ini bisa menjadi hiburan dan ajang berkumpul bagi warga,” ujar Kuserih.
Terbuka untuk Umum
Tidak hanya warga Desa Rancamulya, lomba tersebut terbuka bagi masyarakat dari berbagai daerah. Peserta yang ingin mengikuti perlombaan cukup membayar biaya pendaftaran sebesar Rp25 ribu per orang.
Kuserih berharap peserta dapat mengikuti perlombaan dengan tertib sehingga suasana tetap meriah hingga kegiatan berakhir.
“Yang paling penting bukan hanya soal hadiahnya, tetapi bagaimana kegiatan ini bisa menjadi hiburan dan membuat warga semakin kompak,” katanya.
Bagi masyarakat yang memiliki hobi memancing, kegiatan tersebut sekaligus menjadi kesempatan untuk menyalurkan kegemaran dalam suasana yang berbeda. Kali yang biasanya menjadi bagian dari lingkungan sehari-hari warga berubah menjadi lokasi pertemuan dan perlombaan.
Hadiah Rp700 Ribu Menanti
Panitia telah menyiapkan hadiah untuk tiga peserta terbaik.
Juara pertama akan mendapatkan hadiah Rp700 ribu, juara kedua Rp500 ribu, sedangkan juara ketiga memperoleh Rp300 ribu.
Meski hadiah menjadi salah satu daya tarik, semangat kebersamaan justru ditempatkan sebagai bagian penting dari kegiatan tersebut.
Kuwu Rancamulya, Waryanto, bersama jajaran perangkat desa turut memberikan dukungan terhadap kegiatan yang digagas warga.
Menurut Waryanto, kegiatan sederhana seperti lomba mancing dapat menjadi ruang bagi masyarakat untuk bertemu sekaligus menjaga hubungan sosial di tengah kesibukan masing-masing.
“Kegiatan ini bagus untuk mengisi bulan kemerdekaan, selain hiburan, warga juga bisa berkumpul dan menjaga kebersamaan,” ujar Waryanto.
Merayakan Kemerdekaan dari Pinggir Kali
Lomba mancing tersebut memperlihatkan bahwa perayaan kemerdekaan tidak selalu harus berlangsung dalam kegiatan besar. Di tengah masyarakat desa, suasana kemerdekaan juga dapat tumbuh melalui kegiatan sederhana yang mempertemukan banyak orang.
Pada Minggu pagi nanti, sejumlah warga dan peserta dari luar desa akan duduk di sepanjang Kali Karang Tawad dengan perlengkapan pancing masing-masing. Mata mereka akan tertuju pada ujung tali pancing, berharap ada tarikan ikan yang membawa kemenangan.
Namun ketika perlombaan selesai, bukan hanya ikan dan hadiah yang menjadi hasil yang dibawa pulang.
Ada perjumpaan, tawa dan cerita yang bisa menjadi bagian dari kenangan warga dalam merayakan 81 tahun Kemerdekaan Indonesia.
Sebab bagi masyarakat Rancamulya, kemerdekaan juga dapat dirayakan dengan cara sederhana: duduk bersama, memancing bersama, dan menjaga kebersamaan.
Penulis: Ade Nur
Editor: Redaksi Min.co.id
Sumber: Wawancara dengan Kuserih selaku pelaksana lomba mancing dan Waryanto selaku Kuwu Desa Rancamulya










Komentar