Dari Tanjung Priok ke Kebayoran Baru, Mobil Listrik Maxim Mulai Mengaspal di Jabodetabek

Min.co.id | Jakarta – Perjalanan dari kawasan industri Tanjung Priok menuju pusat bisnis Kebayoran Baru menjadi salah satu penanda dimulainya babak baru transportasi berbasis kendaraan listrik di layanan Maxim.

Platform transportasi online tersebut resmi menghadirkan layanan Car EV di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek).

Layanan tersebut mulai diperkenalkan di Jabodetabek sebagai langkah awal Maxim memperluas penggunaan kendaraan listrik dalam layanan transportasi daring di Indonesia.

Maxim memilih Jabodetabek bukan tanpa alasan. Kepadatan lalu lintas, kemacetan, serta karakteristik mobilitas perkotaan yang kompleks menjadi medan pengujian untuk melihat bagaimana kendaraan listrik bekerja dalam aktivitas harian dengan kondisi yang beragam.

Saat ini, lebih dari 4.000 mobil listrik disebut telah terdaftar dalam sistem Maxim di berbagai wilayah Indonesia. Sebagian sudah beroperasi di Jabodetabek, sedangkan kendaraan lainnya akan dikerahkan secara bertahap seiring perluasan layanan ke kota-kota lain.

Bagi pengguna, ada perbedaan yang langsung terasa. Kendaraan listrik menawarkan kabin yang lebih senyap dan minim getaran. Tidak adanya emisi gas buang dari kendaraan saat digunakan di jalan juga menjadi salah satu keunggulan yang ditawarkan.

Namun, layanan ini belum sepenuhnya bebas tantangan.

Tarif Car EV saat ini sedikit lebih tinggi dibandingkan layanan mobil konvensional Maxim. Salah satu faktor yang disebut memengaruhi kondisi tersebut adalah infrastruktur pengisian daya kendaraan listrik yang masih berkembang di Indonesia.

Di sisi lain, pengemudi dapat memperoleh keuntungan dari biaya operasional kendaraan yang relatif berbeda dengan mobil berbahan bakar konvensional.

Dirhamsyah, Development Director Maxim Indonesia, mengatakan kendaraan listrik dapat membantu pengemudi menekan sejumlah biaya operasional, terutama bahan bakar dan perawatan.

“Pengembangan layanan Car EV juga didorong efisiensi biaya. Kendaraan listrik membantu pengemudi menghemat biaya bahan bakar dan perawatan karena tidak memerlukan penggantian oli, belt, maupun busi,” ujar Dirhamsyah.

Ia menambahkan, meningkatnya minat masyarakat terhadap kendaraan yang lebih ramah lingkungan juga dapat membuka permintaan baru terhadap layanan kendaraan listrik.

Salah satu perjalanan perdana Car EV menggunakan VinFast VF e34. Mobil tersebut menempuh rute dari kawasan pelabuhan industri di Jalan Enggano, Tanjung Priok, menuju Sotis Hotel di Jalan Falatehan I, Kebayoran Baru.

Bagi Robi, salah satu mitra pengemudi Maxim Car EV, persoalan baterai sempat menjadi kekhawatiran ketika pertama kali menggunakan kendaraan listrik untuk bekerja.

“Awalnya saya sempat khawatir baterainya habis di jalan. Tapi ternyata ada peta lokasi charging di mobil, dan kalau lagi butuh juga bisa ngecas dari listrik rumah. Jadi sekarang saya malah nyaman pakai mobil listrik dan mengajak teman-teman sesama driver buat coba juga,” kata Robi.

Pengalaman tersebut menunjukkan salah satu persoalan yang masih harus dijawab dalam penggunaan kendaraan listrik untuk transportasi komersial: memastikan pengemudi memiliki akses pengisian daya yang cukup ketika mobil digunakan dalam aktivitas dengan jarak dan waktu operasional yang panjang.

Maxim menyebut jumlah kendaraan listrik yang tersedia saat ini masih merupakan tahap awal. Jumlah kendaraan yang terdaftar dalam sistem disebut terus bertambah.

Perusahaan berencana menambah jumlah kendaraan listrik hingga akhir 2026 dan memperluas layanan ke wilayah lain setelah memperoleh data operasional dari Jabodetabek.

Untuk tahap awal, Car EV tersedia dalam dua pilihan layanan, yakni Regular dan Premium.

Kehadiran kendaraan listrik dalam transportasi online sekaligus memperlihatkan perubahan pola mobilitas perkotaan yang sedang berlangsung. Namun, keberhasilannya tidak hanya akan ditentukan oleh jumlah mobil yang masuk ke aplikasi.

Ketersediaan stasiun pengisian, tarif yang terjangkau, daya tahan baterai, kenyamanan penumpang, serta keuntungan yang benar-benar dirasakan pengemudi akan menjadi bagian penting dalam menentukan apakah kendaraan listrik dapat berkembang menjadi pilihan utama transportasi harian.

Untuk masyarakat yang tertarik menjadi mitra pengemudi, Maxim membuka pendaftaran melalui aplikasi Taxsee Driver maupun kanal resmi perusahaan.

Penulis: Redaksi
Editor: Redaksi Min.co.id
Sumber: Maxim Indonesia ,diolah redaksi

Komentar

News Feed