Min.co.id | Indramayu – Gelar juara bukan menjadi akhir perjalanan bagi Rakha Sandy Ardhianta dan Permata Alya Ayu Sita. Setelah terpilih sebagai Duta Baca Kabupaten Indramayu 2026, keduanya justru mendapat pekerjaan baru membawa budaya membaca lebih dekat kepada masyarakat, terutama generasi muda.
Rakha Sandy Ardhianta dari SMAN 1 Indramayu keluar sebagai Juara 1 Duta Baca Kategori Putra. Sementara Permata Alya Ayu Sita dari Politeknik Negeri Indramayu meraih Juara 1 Kategori Putri.
Keduanya ditetapkan sebagai pemenang dalam Gala Final Pemilihan Duta Baca Kabupaten Indramayu 2026 yang digelar Dinas Perpustakaan dan Arsip (DPA) Kabupaten Indramayu di Sam’s Studio Indramayu, Selasa (4/8/2026).
Bagi DPA Kabupaten Indramayu, pemilihan tersebut bukan sekadar ajang mencari juara. Duta Baca yang terpilih diharapkan mampu menjadi penggerak literasi dan mengubah kegiatan membaca menjadi sesuatu yang lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari anak muda.
Kepala DPA Kabupaten Indramayu, Dr. Achmad Sudalim Gymnasthiar, menegaskan bahwa Duta Baca tidak boleh berhenti sebagai simbol atau sekadar menyandang gelar setelah acara berakhir.
Menurutnya, para duta memiliki tanggung jawab untuk mengambil peran nyata dalam mendorong budaya membaca di tengah masyarakat.
“Duta Baca harus mampu menjadi representasi gerakan literasi di tengah masyarakat dan menginspirasi generasi muda untuk semakin dekat dengan budaya membaca,” ujar Achmad Sudalim.
Ia juga menyampaikan pesan Bupati Indramayu Lucky Hakim agar keberadaan Duta Baca dapat memberikan dampak yang lebih luas terhadap perkembangan budaya literasi di daerah.
Tak Cukup Hanya Gemar Membaca
Kepala Bidang Pengembangan Perpustakaan dan Kegemaran Membaca (P3KM) DPA Kabupaten Indramayu, Hj. Eti Herawati, mengatakan proses pemilihan Duta Baca dirancang tidak hanya untuk melihat kemampuan peserta, tetapi juga menggali wawasan, gagasan, serta komitmen mereka terhadap gerakan literasi.
Artinya, setelah melewati tahapan pemilihan, para pemenang nantinya tidak hanya dituntut mampu berbicara mengenai pentingnya membaca, tetapi juga mengajak masyarakat untuk benar-benar menjadikan literasi sebagai bagian dari kehidupan.
Duta Baca terpilih akan menjadi salah satu ikon perpustakaan daerah sekaligus mengambil peran dalam mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya membaca dan memperluas wawasan.
Tantangan tersebut menjadi semakin penting ketika kebiasaan membaca generasi muda kini berhadapan dengan derasnya arus informasi digital.
Karena itu, pendekatan literasi juga diarahkan melalui media yang dekat dengan generasi milenial dan Gen Z, termasuk pemanfaatan media sosial.
Dengan cara tersebut, pesan tentang pentingnya membaca tidak hanya disampaikan dari ruang perpustakaan, tetapi juga dapat hadir di ruang digital yang setiap hari menjadi bagian dari kehidupan anak muda.
Pemilihan Duta Baca Kabupaten Indramayu 2026 pada akhirnya bukan hanya tentang siapa yang mendapatkan mahkota juara. Lebih jauh, ada harapan agar Rakha dan Permata mampu membuktikan bahwa gelar tersebut dapat berubah menjadi gerakan yang benar-benar terasa di tengah masyarakat.
Penulis: Redaksi
Editor: Redaksi Min.co.id
Sumber: Diskominfo Indramayu,diolah Redaksi








Komentar