Air Mata Bahagia Mbah Bejo Pecah, Rumah Reyot Berganti Hunian Layak Berkat Gotong Royong dan Rutilahu

Min.co.id | Tulungagung – Senyum haru terpancar dari wajah Mbah Bejo (71), warga Desa Ngepoh, Kecamatan Tanggunggunung, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur. Setelah bertahun-tahun tinggal di rumah yang nyaris roboh, kini ia akhirnya dapat menempati hunian yang lebih kokoh, aman, dan nyaman berkat Program Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) Bantuan Gubernur Jawa Timur.

Momen penuh haru itu turut dirasakan Babinsa Desa Ngepoh, Serka Miswan, anggota Koramil Tipe B 0807/18 Tanggunggunung, yang sejak awal mendampingi proses pembangunan hingga rumah tersebut selesai dan siap dihuni pada Sabtu (25/7/2026).

Bagi Serka Miswan, perubahan rumah Mbah Bejo bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan wujud nyata kepedulian pemerintah yang dipadukan dengan semangat gotong royong masyarakat.

Sejak dimulainya pembangunan, Serka Miswan aktif melakukan pendampingan di lapangan. Ia berkoordinasi dengan pemerintah desa, memantau progres pekerjaan, sekaligus mengajak warga untuk bergotong royong membantu pembangunan agar selesai tepat waktu.

Ajakan tersebut mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Warga Desa Ngepoh bergantian membantu mengangkut material, memasang dinding, hingga menyelesaikan berbagai pekerjaan lainnya. Kebersamaan itu membuat proses pembangunan berjalan lancar dan penuh semangat.

Serka Miswan mengaku masih mengingat kondisi rumah Mbah Bejo sebelum mendapatkan bantuan. Rumah yang ditempati lansia tersebut berdinding anyaman bambu (gedek) yang telah lapuk dan berlubang akibat dimakan rayap. Atap yang mulai rapuh serta halaman yang masih berupa tanah dan bebatuan semakin memperlihatkan bahwa rumah tersebut sudah tidak layak dihuni.

Melihat kondisi tersebut, rumah Mbah Bejo kemudian ditetapkan sebagai salah satu penerima Program Rutilahu Bantuan Gubernur Jawa Timur.

Kini, rumah sederhana itu telah berubah menjadi hunian yang lebih kuat, bersih, sehat, dan nyaman. Perubahan tersebut diharapkan mampu memberikan rasa aman sekaligus meningkatkan kualitas hidup Mbah Bejo di masa senjanya.

“Saya merasa sangat lega dan ikut bahagia melihat rumah Mbah Bejo sekarang sudah berdiri dengan baik. Dulu kami melihat sendiri kondisi rumah beliau yang sudah lapuk, dinding bambunya banyak yang berlubang dimakan rayap dan tentu kurang aman untuk ditempati. Alhamdulillah, melalui Program Rutilahu Bantuan Gubernur Jawa Timur, sekarang beliau sudah memiliki rumah yang lebih layak, nyaman, dan aman. Ini juga berkat semangat gotong royong warga yang sejak awal ikut membantu proses pembangunan,” ujar Serka Miswan.

Menurutnya, keberhasilan program tersebut tidak lepas dari kekompakan masyarakat yang dengan sukarela membantu sesama tanpa mengharapkan imbalan.

Ia menambahkan, kehadiran Babinsa di tengah masyarakat bukan hanya mendampingi pembangunan secara fisik, tetapi juga menjadi penggerak semangat kebersamaan dan kepedulian sosial.

“Semoga rumah ini menjadi berkah bagi Mbah Bejo, memberikan kenyamanan di masa tuanya, selalu diberikan kesehatan, serta dapat ditempati dengan penuh rasa syukur. Kami juga berharap rumah ini menjadi penyemangat bagi beliau untuk menjalani kehidupan sehari-hari dengan lebih tenang dan bahagia. Semoga budaya gotong royong seperti ini terus terjaga karena menjadi kekuatan dalam membantu sesama,” tambahnya.

Program Rutilahu Bantuan Gubernur Jawa Timur menjadi salah satu bentuk nyata komitmen pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan hunian yang layak. Sinergi antara pemerintah daerah, TNI melalui pendampingan Babinsa, serta partisipasi aktif masyarakat menjadi kekuatan utama yang menghadirkan perubahan nyata bagi warga yang membutuhkan.

Bagi Mbah Bejo, rumah baru itu bukan hanya tempat berteduh. Bangunan sederhana tersebut menjadi simbol harapan, kepedulian, dan kasih sayang yang lahir dari semangat gotong royong, sekaligus menghadirkan rasa aman untuk menikmati masa tua dengan lebih tenang dan bermartabat.

Penulis: Redaksi
Editor: Redaksi Min.co.id
Sumber: Koramil Tipe B 0807/18 Tanggunggunung,Diolah Redaksi

Komentar

News Feed