Min.co.id | Jakarta – Sebuah jabatan bukan sekadar amanah administratif, tetapi juga tanggung jawab untuk menghadirkan perubahan nyata bagi kehidupan masyarakat. Pesan itulah yang disampaikan Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), Cris Kuntadi, saat melantik dan mengambil sumpah/janji 30 pejabat fungsional di lingkungan Kemnaker, Selasa (21/7/2026).
Dalam prosesi pelantikan yang berlangsung di Jakarta, Cris mengingatkan bahwa setiap pejabat fungsional memiliki peran strategis dalam mendukung pelayanan publik, khususnya membantu masyarakat memperoleh pekerjaan dan penghasilan yang layak sesuai amanat konstitusi.
“Kita tidak sekadar bekerja, tetapi bekerja yang benar-benar bermakna sehingga masyarakat dapat merasakan manfaat dari pekerjaan kita,” ujar Cris.
Menurutnya, jabatan fungsional bukan hanya soal menjalankan tugas sesuai aturan, melainkan bagaimana setiap pekerjaan mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat. Karena itu, para pejabat yang baru dilantik diminta memegang teguh sumpah jabatan, menjaga integritas, serta menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab.
Cris menegaskan bahwa seluruh program dan layanan di Kemnaker harus berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Setiap kebijakan maupun pelayanan yang diberikan diharapkan mampu membuka peluang kerja, meningkatkan kompetensi tenaga kerja, hingga memperluas kesempatan masyarakat memperoleh penghasilan yang layak.
Ia mencontohkan peran instruktur pelatihan kerja yang tidak cukup hanya menyelenggarakan pelatihan atau menyerahkan sertifikat kepada peserta. Menurutnya, tanggung jawab tersebut seharusnya berlanjut dengan memastikan para lulusan memiliki kesempatan memasuki dunia kerja.
“Anggaplah mereka seperti anak atau saudara kita. Ketika mereka sudah lulus pelatihan tetapi belum mendapatkan pekerjaan, kita juga harus ikut memikirkan bagaimana mereka bisa memperoleh pekerjaan dan penghasilan yang layak,” katanya.
Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa keberhasilan sebuah program tidak hanya diukur dari jumlah peserta yang dilatih, tetapi juga dari seberapa besar manfaat yang dirasakan masyarakat setelah program selesai.
Bagi para pejabat fungsional yang baru dilantik, amanah tersebut menjadi awal pengabdian baru untuk menghadirkan pelayanan yang lebih berkualitas, profesional, dan berorientasi pada hasil. Mereka diharapkan mampu menjadi motor penggerak berbagai program ketenagakerjaan yang berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Cris berharap semangat melayani dengan hati tersebut menjadi budaya kerja di seluruh lingkungan Kemnaker sehingga setiap tugas yang dijalankan benar-benar memberikan manfaat nyata, bukan hanya bagi institusi, tetapi juga bagi masyarakat luas.
Melalui pelantikan ini, Kementerian Ketenagakerjaan menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kualitas sumber daya aparatur yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan publik guna mendukung pembangunan ketenagakerjaan yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
Penulis: Redaksi
Editor: Redaksi Min.co.id
Sumber: Biro Humas Kementerian Ketenagakerjaan,Diolah Redaksi










Komentar