Min.co.id | Jakarta – Tumbuh kembang anak tidak hanya ditentukan oleh banyaknya makanan yang dikonsumsi, tetapi juga kualitas dan keseimbangan gizinya. Kesadaran itulah yang menjadi fokus edukasi kesehatan bertema “Isi Piringku untuk Si Kecil: Gizi Seimbang Balita Cemerlang” yang digelar di Poli Anak IsDB Lantai 1 RSUP Persahabatan, Jakarta.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Instalasi Pemasaran dan Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) RSUP Persahabatan bekerja sama dengan Mahasiswa Profesi Dietisien Fakultas Kedokteran dan Gizi IPB University ini mendapat antusiasme tinggi dari para orang tua dan keluarga pasien yang hadir.
Dalam suasana hangat dan interaktif, para peserta diajak memahami pentingnya pemenuhan gizi seimbang pada masa balita yang dikenal sebagai golden age atau masa emas pertumbuhan. Pada periode ini, kecukupan nutrisi menjadi fondasi utama bagi perkembangan otak, pertumbuhan fisik, hingga pembentukan daya tahan tubuh anak.
Para narasumber menjelaskan berbagai mitos yang masih banyak dipercaya masyarakat terkait gizi anak. Salah satunya anggapan bahwa anak harus mengonsumsi susu formula untuk menaikkan berat badan atau bahwa anak yang bertubuh gemuk pasti sehat.
Peserta diberikan pemahaman bahwa kesehatan anak tidak hanya diukur dari berat badan semata, melainkan juga dari pertumbuhan yang sesuai usia, perkembangan kemampuan, aktivitas harian, serta kecukupan zat gizi yang diterima tubuh.
Selain itu, peserta mendapatkan edukasi mengenai konsep B2SA (Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman) sebagai pedoman dalam memenuhi kebutuhan nutrisi keluarga, khususnya bagi balita yang sedang berada pada fase pertumbuhan penting.
Melalui panduan “Isi Piringku”, orang tua diajarkan cara menyusun menu makan yang ideal dalam satu piring, mulai dari makanan pokok sebagai sumber energi, lauk-pauk sebagai sumber protein dan zat pembangun, hingga sayur dan buah yang berfungsi sebagai zat pengatur untuk menjaga kesehatan tubuh.
Tak hanya membahas jenis makanan, para peserta juga dibekali berbagai strategi menghadapi tantangan pemberian makan pada anak. Mulai dari membuat jadwal makan yang teratur, menyajikan makanan yang bervariasi dan menarik, membatasi makanan tinggi gula, hingga menghindari kebiasaan makan sambil menonton televisi atau bermain gawai.
Menurut penyelenggara, pola makan yang sehat dan suasana makan yang menyenangkan dapat membantu anak memperoleh asupan gizi secara optimal sekaligus membentuk kebiasaan hidup sehat sejak dini.
Melalui kegiatan edukatif ini, RSUP Persahabatan berharap para orang tua semakin memahami pentingnya penerapan gizi seimbang di lingkungan keluarga sehingga dapat mendukung lahirnya generasi Indonesia yang sehat, cerdas, aktif, dan berkualitas di masa depan.
Edukasi tersebut menghadirkan narasumber Rasmah Dwiria Aziizah, S.Gz, Salsabella Ayu Genta, S.Gz, dan Nurul Huda, S.Gz. Kegiatan juga didukung fasilitator Eryuniyanti, S.Sos., M.I.Kom, Asvaweni, SKM., M.Kes, Inke Citra Maharani, S.Tr.Kes (Magang), serta Jihan Herdiana Putri, S.Tr.Kes (Magang) di bawah penanggung jawab Dr. Fetrina Lestari, S.KM., M.K.M.
Dengan semangat edukasi berkelanjutan, RSUP Persahabatan mengajak seluruh orang tua untuk mulai menerapkan prinsip “Isi Piringku” setiap hari sebagai langkah sederhana namun berdampak besar bagi masa depan anak-anak Indonesia.
Penulis: Achmad Suharya
Editor: Redaksi Min.co.id
Sumber: PKRS RSUP Persahabatan, Diolah Redaksi









Komentar