Min.co.id | Jakarta – Ribuan pencari kerja di seluruh Indonesia kini menanti satu momen penting yang bisa mengubah arah masa depan mereka. Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) dijadwalkan mengumumkan hasil seleksi Program Pelatihan Vokasi Nasional (PVN) Tahun 2026 Batch 2 pada Kamis, 18 Juni 2026, melalui platform Skillhub dalam ekosistem SIAPkerja.
Bagi para peserta yang telah melewati proses pendaftaran dan seleksi, pengumuman tersebut bukan sekadar hasil administrasi, melainkan gerbang menuju kesempatan memperoleh keterampilan baru, sertifikasi kompetensi, hingga peluang kerja dan wirausaha yang lebih luas.
Program PVN Batch 2 sebelumnya membuka pendaftaran pada 19 Mei hingga 9 Juni 2026, yang kemudian dilanjutkan dengan tahapan seleksi dan wawancara pada 10–17 Juni 2026. Seluruh proses tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah menciptakan sumber daya manusia yang lebih siap menghadapi tantangan dunia kerja modern.
Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) Kemnaker, Darmawansyah, mengimbau seluruh peserta untuk secara aktif memantau akun Skillhub masing-masing agar tidak tertinggal informasi terkait hasil seleksi maupun tahapan lanjutan program.
“Pengumuman hasil seleksi pada 18 Juni 2026 menjadi tahap penting bagi peserta yang telah mengikuti seluruh proses. Kami mengimbau peserta untuk memantau akun Skillhub secara berkala dan memastikan kelengkapan data agar dapat mengikuti tahapan berikutnya,” ujar Darmawansyah dalam siaran pers Biro Humas Kemnaker, Minggu (14/6/2026).
Menurutnya, Program Pelatihan Vokasi Nasional merupakan langkah strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas dan daya saing angkatan kerja Indonesia melalui pelatihan yang disesuaikan dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri.
“PVN dirancang untuk membekali peserta dengan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Peserta yang lolos diharapkan dapat mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh agar kompetensi yang diperoleh dapat menjadi bekal untuk bekerja maupun berwirausaha,” jelasnya.
Pada Batch 2 tahun ini, Kemnaker menyediakan kuota hingga 30.000 peserta yang akan mengikuti pelatihan di berbagai Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP), Satuan Pelayanan (Satpel), serta Unit Pelatihan Teknis Daerah (UPTD) Kemnaker yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.
Tak hanya memperoleh pelatihan tanpa biaya, peserta yang lolos juga akan mendapatkan berbagai fasilitas pendukung, mulai dari makan siang, bantuan transportasi, perlindungan BPJS Ketenagakerjaan, sertifikat pelatihan dari BPVP, hingga sertifikat kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) yang diakui secara nasional.
Setelah dinyatakan lolos, para peserta akan mengikuti kick off dan orientasi program yang dijadwalkan berlangsung pada 22 Juni 2026 sebagai awal perjalanan mereka menapaki dunia pelatihan vokasi.
Di tengah dinamika pasar kerja yang semakin kompetitif dan perubahan teknologi yang begitu cepat, program seperti PVN menjadi secercah harapan bagi banyak anak muda dan pencari kerja. Bukan hanya tentang mendapatkan sertifikat, tetapi juga tentang membuka peluang baru, membangun kepercayaan diri, dan mempersiapkan masa depan yang lebih baik melalui keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan zaman.
Penulis: Achmad Suharya
Editor: Redaksi
Sumber: Biro Humas Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) – Diolah Redaksi










Komentar