Min.co.id | Bogor – Di tengah gemerlap perayaan ulang tahun perusahaan yang biasanya identik dengan pesta dan seremoni, Maxim Indonesia memilih cara berbeda untuk merayakan usia ke-8 kiprahnya di Tanah Air. Perusahaan transportasi daring ini justru menghadirkan kebahagiaan bagi puluhan siswa di pelosok Kabupaten Bogor melalui aksi sosial bertajuk Drive Infinite Through Education.
Berlokasi di SDN 03 Gadog, Desa Gadog, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, pada 6 Juni 2026, Maxim menggelar program renovasi sekolah, pembelajaran bahasa Inggris, hingga penyaluran bantuan pendidikan dan sosial sebagai bentuk kepedulian terhadap masa depan generasi muda Indonesia.
Suasana sekolah yang biasanya sederhana tampak lebih hidup. Dinding-dinding sekolah dicat ulang dengan warna cerah di area seluas sekitar 200 meter persegi, sementara sepasang ring basket baru dipasang untuk mendukung aktivitas olahraga para siswa. Tak hanya itu, sebanyak 500 buku tulis dibagikan kepada para murid, serta 20 paket sembako diberikan kepada para guru sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka mendidik anak-anak bangsa.
Kebahagiaan para siswa semakin lengkap dengan hadirnya kelas Bahasa Inggris interaktif yang diikuti 42 siswa kelas enam. Melalui permainan edukatif dan kuis yang menyenangkan, anak-anak diajak belajar sambil bermain. Sebagai bentuk penghargaan, Maxim juga membagikan 10 set alat tulis dan lima permainan papan edukatif bagi para peserta yang aktif mengikuti kegiatan.
Kegiatan sosial ini melibatkan 23 karyawan Maxim, termasuk jajaran manajemen puncak, serta 12 mitra pengemudi dari wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek). Kehadiran mereka mencerminkan semangat gotong royong dan kepedulian bahwa pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang harus didukung bersama.
Pemilihan SDN 03 Gadog sebagai lokasi kegiatan bukan tanpa alasan. Sekolah yang berada di kawasan cukup terpencil ini menghadapi keterbatasan anggaran dalam pemeliharaan fasilitas. Setelah menerima permohonan bantuan dari koordinator pendidikan dasar setempat pada April 2026, tim Maxim melakukan peninjauan langsung dan memutuskan bahwa sekolah tersebut layak menjadi prioritas utama untuk mendapatkan dukungan.
Direktur Pengembangan Maxim Indonesia, Dihramsyah, mengatakan bahwa usia delapan tahun bukan hanya menjadi momentum untuk merayakan pencapaian perusahaan, tetapi juga untuk memperkuat tanggung jawab sosial kepada masyarakat.
“Delapan tahun di pasar bukan hanya alasan untuk berbangga, tetapi juga tanggung jawab. Kami sengaja meninggalkan pesta-pesta korporat mewah demi tindakan nyata. Sekolah yang direnovasi akan memberikan manfaat selama bertahun-tahun, bukan hanya sehari. ‘Drive Infinite Through Education’ bukan sekadar slogan, melainkan prinsip untuk membantu mereka yang mengajar dan belajar,” ujar Dihramsyah.
Sementara itu, Kepala SDN 03 Gadog, Euis Puspitasari, mengaku terharu dan mengapresiasi kepedulian yang diberikan Maxim kepada sekolah yang dipimpinnya.
“Kami sangat berterima kasih atas bantuan dari Maxim Indonesia. Pengecatan sekolah dan pemasangan ring basket merupakan hal yang sudah lama kami harapkan. Semoga langkah baik ini bisa menjadi inspirasi bagi perusahaan lain untuk ikut peduli terhadap dunia pendidikan,” ungkapnya.
Program tersebut sepenuhnya didanai oleh perusahaan sebagai bagian dari komitmen sosial yang berkelanjutan. Maxim juga memastikan bahwa aksi serupa tidak akan berhenti di Bogor. Hingga akhir tahun, perusahaan berencana memperluas program bantuan ke tiga sekolah lain di wilayah Banten dan Jawa Timur dengan fokus pada peningkatan infrastruktur pendidikan dan penguatan literasi bahasa asing bagi para siswa.
Di balik warna baru yang menghiasi dinding sekolah dan tawa anak-anak yang memenuhi halaman, tersimpan pesan sederhana namun bermakna: bahwa sebuah perjalanan panjang perusahaan tidak hanya diukur dari pertumbuhan bisnis, tetapi juga dari jejak manfaat yang ditinggalkan bagi masyarakat.
Di usia kedelapan ini, Maxim memilih menandai langkahnya bukan dengan kemewahan, melainkan dengan menyalakan harapan di ruang-ruang belajar anak Indonesia.
Penulis: Achmad Suharya
Editor: Redaksi
Sumber: Maxim Indonesia – Diolah Redaksi










Komentar