Min.co.id | Indramayu – Setiap keluhan yang disampaikan keluarga pasien sejatinya bukan sekadar bentuk kekecewaan, tetapi juga harapan agar pelayanan kesehatan terus berkembang menjadi lebih baik.

Berangkat dari pemahaman tersebut, pihak Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Persahabatan menegaskan komitmennya untuk menjadikan setiap masukan dari masyarakat sebagai bahan evaluasi dan pijakan dalam meningkatkan mutu pelayanan yang lebih humanis, profesional, dan berorientasi pada keselamatan pasien.
Di tengah dinamika pelayanan kesehatan yang menghadapi berbagai tantangan, RSUP memilih untuk membuka ruang komunikasi yang lebih luas dengan masyarakat.
Manajemen rumah sakit memandang kritik dan saran bukan sebagai hambatan, melainkan sebagai energi positif untuk melakukan pembenahan secara berkelanjutan.
Manajer Tim Kerja Hukum dan Humas RSUP Persahabatan, dr. Chandra Satria Ibrahim, Sp.BS., S.H., M.H., mengatakan bahwa pihaknya memiliki komitmen kuat untuk menindaklanjuti setiap aduan maupun keluhan yang masuk secara profesional, objektif, dan proporsional.
Menurutnya, komunikasi yang baik antara tenaga kesehatan dan keluarga pasien merupakan salah satu fondasi penting dalam membangun pelayanan kesehatan yang berkualitas.
“Setiap keluhan yang kami terima merupakan perhatian yang sangat berharga. Kami menjadikannya sebagai bahan evaluasi agar pelayanan ke depan dapat semakin baik, transparan, dan memberikan rasa nyaman bagi pasien maupun keluarganya,” ujar dr. Chandra.
Ia menjelaskan, setiap laporan yang diterima tidak hanya dicatat, tetapi juga dikaji melalui koordinasi lintas bidang. Tim Kerja Hukum dan Humas bersama Tim Pelayanan Medik, Tim Pelayanan Keperawatan, hingga unit pelayanan terkait akan melakukan penelaahan secara menyeluruh agar setiap persoalan dapat dipahami secara utuh dan dicarikan solusi yang tepat.
Menurut dr. Chandra, pendekatan tersebut dilakukan agar setiap permasalahan tidak berhenti pada penyelesaian kasus semata, melainkan mampu menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki sistem dan kualitas pelayanan secara menyeluruh.
Bagi keluarga pasien, perhatian dan keterbukaan rumah sakit dalam menerima aspirasi menjadi hal yang sangat berarti, terutama di tengah situasi yang sering kali dipenuhi rasa cemas dan ketidakpastian. RSUP menyadari bahwa pelayanan kesehatan tidak hanya berbicara mengenai tindakan medis, tetapi juga menyangkut empati, komunikasi yang jelas, serta kepastian informasi yang mudah diakses oleh masyarakat.
Sebagai bagian dari upaya tersebut, Tim Kerja Humas RSUP yang diperkuat oleh Achmad Tanto Setiadi, S.Sos dan Hening Sulaksono, S.I.Kom, terus meningkatkan fungsi komunikasi publik agar setiap informasi yang berkembang dapat dijelaskan secara utuh, akurat, dan tidak menimbulkan kesalahpahaman.
Di bidang pelayanan, sinergi juga dilakukan bersama Amelia, S.Kep., Ners dari Tim Kerja Pelayanan Keperawatan, dr. Ernie Melianie Yulisye, A.Md.FT dari Tim Kerja Pelayanan Medik, serta jajaran Instalasi Rawat Inap yang diwakili Sondang Hutasoit, S.Kep., Ners dan Neny Ernawati, S.Kep., Ners. Sementara dari Departemen Medik, dr. Nindy Jayatri Siregar, Sp.PD turut berperan dalam memastikan pelayanan klinis berjalan sesuai standar profesi dan prosedur yang berlaku.
Melalui kolaborasi lintas bidang tersebut, RSUP Persahabatan berharap setiap permasalahan yang muncul dapat ditangani secara cepat dan tepat, sekaligus menjadi momentum untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Lebih dari sekadar merespons keluhan, rumah sakit ingin membangun budaya pelayanan yang mengedepankan keterbukaan, empati, dan perbaikan berkelanjutan. Sebab, pelayanan kesehatan yang berkualitas tidak hanya diukur dari keberhasilan tindakan medis, tetapi juga dari kemampuan sebuah institusi untuk mendengar, memahami, dan menjadikan setiap masukan sebagai jalan menuju perubahan.
Dengan semangat itulah, RSUP Persahabatan menegaskan bahwa setiap kritik dan saran dari masyarakat akan selalu menjadi bagian penting dalam perjalanan membangun layanan kesehatan yang semakin profesional, transparan, dan humanis, sehingga kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan rumah sakit dapat terus terjaga dan semakin kuat.
Penulis: Achmad Suharya
Editor: Redaksi
Sumber: Tim Kerja Hukum dan Humas RSUP Persahabatan










Komentar