Min.co.id | Indramayu – Mentari pagi yang mulai menghangatkan langit Indramayu menjadi saksi semangat kebangsaan yang berkobar di Lapangan Makodim 0616/Indramayu, Senin (1/6/2026). Di tengah derap langkah para prajurit dan penghormatan kepada Sang Merah Putih, peringatan Hari Lahir Pancasila kembali menjadi momentum untuk menguatkan tekad menjaga persatuan bangsa.
Kodim 0616/Indramayu menggelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di Lapangan Upacara Makodim 0616/Indramayu, Jalan Gatot Subroto No. 1, Desa Pekandangan, Kecamatan dan Kabupaten Indramayu.
Upacara yang berlangsung khidmat mulai pukul 07.00 hingga 07.45 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Dandim 0616/Indramayu, Letkol Arm Tulus Widodo, S.E., M.Han., selaku Inspektur Upacara, dan diikuti seluruh personel Kodim 0616/Indramayu.
Dalam kesempatan itu, Dandim membacakan amanat Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia. Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Pondasi Perdamaian Dunia.”
Dalam amanat tersebut ditegaskan bahwa Hari Lahir Pancasila bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan momen penting untuk meneguhkan kembali komitmen seluruh anak bangsa terhadap nilai-nilai luhur yang menjadi fondasi berdirinya Indonesia.
Pancasila disebut sebagai bintang penuntun sekaligus jangkar moral bangsa dalam menghadapi berbagai tantangan global, mulai dari ketidakpastian dunia, konflik internasional, hingga ancaman perpecahan sosial di dalam negeri.
Di tengah keberagaman suku, agama, budaya, dan bahasa, Indonesia dinilai mampu tetap berdiri kokoh karena memiliki Pancasila sebagai pemersatu yang mengikat seluruh elemen bangsa dalam satu tujuan bersama.
Amanat BPIP juga menekankan bahwa Indonesia memiliki tanggung jawab konstitusional untuk ikut menjaga ketertiban dunia sebagaimana tertuang dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945. Melalui berbagai misi perdamaian dan peran aktif dalam penyelesaian konflik internasional, Indonesia terus menunjukkan kontribusinya bagi terciptanya perdamaian dunia.
Tak hanya itu, generasi muda juga diajak menjadikan Pancasila sebagai living ideology atau ideologi yang hidup dan hadir dalam keseharian. Nilai-nilai Ketuhanan, Kemanusiaan, Persatuan, Kerakyatan, dan Keadilan Sosial diharapkan tidak berhenti sebagai slogan, tetapi menjadi pedoman nyata dalam bersikap, bertindak, dan mengambil keputusan.
Kepada para pemimpin daerah dan penyelenggara pemerintahan, amanat tersebut juga mengingatkan pentingnya menghadirkan kebijakan publik yang berkeadilan dan berpihak kepada kepentingan masyarakat.
Menutup amanatnya, Kepala BPIP mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk terus menjaga persatuan, memperkuat semangat gotong royong, menjunjung tinggi nilai religiusitas dan kemanusiaan, serta bersama-sama membangun Indonesia yang maju, damai, dan bermartabat.
Bagi jajaran Kodim 0616/Indramayu, peringatan Hari Lahir Pancasila bukan hanya bentuk penghormatan terhadap sejarah bangsa, tetapi juga pengingat bahwa menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia merupakan tanggung jawab bersama.
Di bawah kibaran Sang Saka Merah Putih, semangat Pancasila kembali diteguhkan sebagai kekuatan yang menyatukan bangsa menuju masa depan Indonesia yang lebih kuat, damai, dan sejahtera.
Penulis: Achmad Suharya
Editor: Redaksi
Sumber: Pendim 0616/Indramayu – Diolah Redaksi










Komentar