Taman Seblak di Gabuskulon Jadi Tempat Nongkrong Keluarga yang Bikin Betah

Min.co.id | Indramayu – Di tengah suasana pedesaan yang tenang di Blok Welut, Desa Gabuskulon, Kecamatan Gabuswetan, Kabupaten Indramayu, berdiri sebuah tempat kuliner yang belakangan ramai menjadi pilihan warga untuk bersantai bersama keluarga. Namanya Taman Seblak, tempat makan dengan konsep sederhana namun menghadirkan suasana hangat, nyaman, dan ramah anak.

Tempat usaha milik Kuwu Desa Sekarmulya, Candra Agung atau yang akrab disapa Yoyo itu bukan hanya sekadar tempat makan. Di lokasi tersebut, pengunjung bisa menikmati suasana adem sambil melihat anak-anak bermain bebas di area permainan yang disediakan secara gratis.

Menariknya, masyarakat yang datang tidak selalu harus membeli makanan. Banyak orang tua sengaja datang hanya untuk mengajak anak-anak bermain sambil menikmati suasana yang asri dan jauh dari hiruk-pikuk perkotaan.

Berdiri sekitar satu setengah tahun lalu, Taman Seblak menghadirkan berbagai menu favorit keluarga seperti seblak, ayam bakar, ayam goreng, hingga kentang goreng.

Selain itu, tempat tersebut juga sering dimanfaatkan untuk acara keluarga, pertemuan, rapat kecil, hingga aktivitas anak-anak karena suasananya yang tenang dan nyaman.

Salah seorang pengunjung mengaku merasa betah berlama-lama di Taman Seblak karena konsep tempatnya yang santai dan cocok untuk keluarga.

“Suasananya enak, adem, nyaman buat santai atau kumpul keluarga. Tempatnya juga nyaman untuk anak-anak,” ujarnya.

Tak hanya soal suasana, kualitas makanan juga menjadi alasan banyak pelanggan kembali datang. Menurut pengunjung, makanan di Taman Seblak terasa lebih segar karena langsung dimasak setelah dipesan.

“Kalau pesan baru dimasakin, jadi makanannya terasa fresh dan hangat. Bukan masak malam lalu pagi tinggal disajikan, jadi lebih enak,” katanya.

Di balik berkembangnya usaha kuliner tersebut, tersimpan niat sederhana dari sang pemilik untuk membantu anak-anak muda yang belum memiliki pekerjaan.

Pemilik Taman Seblak, Candra Agung, mengatakan usaha yang dirintisnya bukan semata-mata untuk bisnis, tetapi juga sebagai ruang pemberdayaan bagi anak-anak muda di sekitar lingkungan tempat tinggalnya.

“Alhamdulillah, Taman Seblak ini sudah berjalan sekitar satu setengah tahun. Selain menyediakan tempat makan yang nyaman, kami juga ingin memberdayakan anak-anak muda yang menganggur supaya punya kegiatan dan pekerjaan,” ujar Yoyo.

Menurutnya, konsep pelayanan di Taman Seblak memang mengutamakan kualitas dan kesegaran makanan dengan sistem memasak setelah ada pesanan pelanggan.

“Kami tidak menyediakan makanan yang sudah matang dari sebelumnya. Kalau ada pesanan, langsung kami buat supaya pelanggan menikmati makanan yang fresh dan enak,” pungkasnya.

Kini, Taman Seblak perlahan bukan hanya dikenal sebagai tempat kuliner biasa, tetapi juga menjadi ruang berkumpul keluarga dan tempat tumbuhnya kebersamaan di tengah masyarakat Desa Gabuskulon.

Di antara aroma makanan hangat dan suara tawa anak-anak yang bermain, Taman Seblak menghadirkan suasana sederhana yang justru membuat banyak orang merasa pulang dan nyaman.

Penulis: Ade Nur
Editor: Redaksi
Sumber: Liputan langsung Taman Seblak Gabuskulon

 

Komentar

News Feed