Min.co.id | Indramayu – Suasana hangat penuh harapan tampak menyelimuti Balai Desa Rancahan, Kecamatan Gabuswetan, Kabupaten Indramayu, Senin (25/05/2026).
Sejak pagi hari, ratusan warga mulai berdatangan membawa karung dan tas besar untuk mengambil bantuan pangan yang disalurkan pemerintah.
ByDi tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya stabil, bantuan berupa beras dan minyak goreng itu menjadi kabar yang dinanti banyak keluarga. Dengan tertib, warga mengantre sambil menunggu giliran menerima bantuan kebutuhan pokok yang diharapkan mampu meringankan beban rumah tangga mereka.
Dari total sekitar 3.500 jiwa penduduk Desa Rancahan, sebanyak 858 warga tercatat sebagai penerima manfaat. Masing-masing menerima bantuan berupa 20 kilogram beras dan 4 kilogram minyak goreng.
Meski antrean cukup panjang, suasana tetap berjalan tertib dan penuh kebersamaan. Sejumlah perangkat desa tampak sibuk membantu proses pendataan, mengatur antrean, hingga memastikan bantuan diterima sesuai ketentuan.
Kegiatan penyaluran bantuan pangan tersebut turut mendapat pendampingan dari Babinsa Desa Rancahan, Anton NS, bersama unsur pemerintah desa.
Kehadiran mereka menjadi bagian dari upaya menjaga proses penyaluran berjalan aman, tertib, dan lancar hingga selesai.
Bagi sebagian warga, bantuan tersebut bukan sekadar paket sembako. Di balik karung beras dan minyak goreng yang dibawa pulang, tersimpan rasa lega karena kebutuhan dapur keluarga untuk beberapa hari ke depan bisa sedikit terbantu.
Ibu Kuwu Desa Rancahan, Titin, mengaku bersyukur kegiatan penyaluran bantuan pangan dapat berjalan lancar tanpa hambatan berarti.
“Kami bersyukur penyaluran bantuan pangan hari ini berjalan lancar.
Mudah-mudahan bantuan berupa beras dan minyak goreng ini bisa sedikit meringankan kebutuhan warga sehari-hari.
Pemerintah desa akan terus berupaya memastikan bantuan tersalurkan kepada masyarakat yang memang berhak menerima,” ujar Titin.
Rasa syukur juga datang dari warga penerima manfaat. Salah seorang warga mengaku bantuan tersebut sangat berarti bagi keluarganya, terutama untuk membantu mengurangi pengeluaran kebutuhan harian.
“Saya sangat terbantu dengan adanya bantuan ini. Beras dan minyak goreng memang sangat dibutuhkan untuk kebutuhan sehari-hari.
Mudah-mudahan bantuan seperti ini terus ada dan bisa membantu masyarakat,” ungkapnya.
Melalui penyaluran bantuan pangan ini, Pemerintah Desa Rancahan berharap kebutuhan pokok masyarakat dapat sedikit terbantu sehingga dapur warga tetap mengepul dan kehidupan keluarga menjadi lebih ringan di tengah tantangan ekonomi yang masih dirasakan sebagian masyarakat.
Penulis: Ade Nur
Editor: Redaksi
Sumber: Liputan langsung










Komentar