Min.co.id | Tulungagung – Di tengah hamparan Desa Gondanggunung, Kecamatan Pagerwojo, suara besi, adukan semen, dan langkah kaki warga berpadu menjadi satu irama pembangunan. Di sinilah Jembatan Garuda terus dikebut pengerjaannya, bukan hanya oleh alat berat, tetapi juga oleh semangat kebersamaan antara warga dan TNI.
Pembangunan jembatan yang menjadi akses vital masyarakat ini kini memasuki tahap penting. Warga bersama personel Koramil 0807/15 Pagerwojo turun langsung bergotong royong, Sabtu (25/04/2026), memastikan setiap bagian konstruksi berjalan sesuai rencana.
Babinsa Desa Gondanggunung, Kopda Bangkit Prakoso, terlihat tidak sekadar mengawasi, tetapi ikut bekerja bersama masyarakat. Fokus pengerjaan saat ini berada pada sayap jembatan sebagai penahan tanah serta pemasangan rangka besi WF yang menjadi tulang utama kekuatan struktur.
Di lapangan, tidak ada sekat antara seragam dan warga. Semua menyatu dalam kerja kolektif—mengangkat, mengukur, hingga merakit bagian demi bagian jembatan yang kelak menjadi urat nadi baru mobilitas warga.
Menurut Kopda Bangkit Prakoso, keterlibatan TNI dalam kegiatan tersebut merupakan wujud nyata pengabdian kepada masyarakat di wilayah binaan.
Ia berharap, pembangunan Jembatan Garuda dapat selesai tepat waktu dan memberikan dampak langsung bagi masyarakat, terutama dalam memperlancar akses transportasi dan menggerakkan roda ekonomi desa.
Lebih dari sekadar proyek infrastruktur, jembatan ini menjadi simbol kuatnya kolaborasi antara aparat dan masyarakat. Setiap ayunan cangkul dan setiap baut yang terpasang menjadi bukti bahwa pembangunan bukan hanya soal fisik, tetapi juga soal kebersamaan.
Dengan semangat gotong royong yang terus terjaga, Jembatan Garuda diharapkan segera berdiri kokoh sebagai penghubung harapan baru bagi warga Desa Gondanggunung dan sekitarnya.
Penulis: Redaksi
Editor: Redaksi
Sumber: Pendim 0807/Tulungagung (diolah redaksi)










Komentar