Min.co.id | Yogyakarta – Surabaya Samator menutup perjalanan mereka di Proliga 2026 dengan manis setelah memastikan diri sebagai peringkat ketiga putra. Bertanding di GOR Amongrogo, Yogyakarta, Kamis (23/4/2026) malam, tim asuhan Rodolfo Sanchez tampil dominan dan menaklukkan Jakarta Garuda Jaya dengan skor telak 3-0 (25-19, 25-17, 25-20).
Surabaya Samator akhirnya memecah kebuntuan setelah pada dua laga sebelumnya kedua tim saling berbagi kemenangan. Hasil ini sekaligus mengunci posisi Samator di podium ketiga kompetisi bola voli kasta tertinggi Indonesia tersebut.
Sejak awal pertandingan, Jakarta Garuda Jaya tampil agresif. Mengandalkan pemain seperti Dawuda, Fauzan Nibras, hingga Movsar Bataev, Garuda Jaya sempat unggul cepat 8-3 dan menekan pertahanan Samator. Namun, momentum berbalik ketika Lyvan Taboada mulai mengatur ritme serangan bersama Jordan Michael. Samator perlahan bangkit dan membalikkan keadaan hingga menutup set pertama 25-19.
Memasuki set kedua, Samator tampil lebih disiplin dan tanpa memberi ruang lawan berkembang. Blok solid dari Hadi Suharto, Tedy Oka, dan Hendrik membuat serangan Garuda Jaya kerap terhenti. Kesalahan demi kesalahan dari kubu lawan dimanfaatkan dengan baik oleh Samator untuk unggul jauh dan kembali menutup set 25-17.
Set ketiga menjadi satu-satunya momen ketat dalam pertandingan. Kedua tim saling kejar angka hingga skor sempat imbang 18-18. Garuda Jaya bahkan sempat unggul tipis, namun mental dan ketenangan Samator menjadi pembeda di poin-poin akhir. Serangan terakhir mereka memastikan kemenangan 25-20 sekaligus mengunci skor akhir 3-0.
Pelatih Garuda Jaya, Nur Widayanto, mengakui anak asuhnya kehilangan fokus di momen penting dan banyak melakukan kesalahan sendiri yang berujung fatal. Sementara itu, kubu Samator menyambut kemenangan ini dengan rasa lega setelah sempat tampil kurang stabil di laga sebelumnya.
Manajer Samator, Hadi Sampurno, menyebut kemenangan ini sebagai bentuk penebusan performa sebelumnya, sementara pemain Hadi Suharto menegaskan bahwa kunci keberhasilan timnya adalah bermain lebih tenang dan terkontrol.
Dengan hasil ini, Samator resmi menutup Proliga 2026 di peringkat ketiga dan membawa pulang hadiah pembinaan, sekaligus menegaskan konsistensi mereka sebagai salah satu kekuatan utama bola voli Indonesia.
Penulis: Redaksi
Editor: Redaksi
Sumber: Diskominfo Jatim – Diolah Redaksi










Komentar