Min.co.id |Madiun – Suasana sejumlah stasiun di wilayah Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun mendadak dipenuhi keceriaan. Ratusan siswa dari berbagai sekolah tampak antusias mengikuti program edukasi perkeretaapian yang dikemas layaknya perjalanan wisata, bukan sekadar belajar biasa.
Melalui Program Eduspoor dan Fun Trip With BIAS yang digagas PT Kereta Api Indonesia, anak-anak diajak mengenal dunia kereta api secara langsung, mulai dari proses boarding hingga pentingnya menjaga keselamatan dan fasilitas publik.
Kegiatan ini berlangsung serentak di sejumlah stasiun, di antaranya Stasiun Madiun, Stasiun Jombang, Stasiun Magetan, Stasiun Ngawi, dan Stasiun Caruban. Pada Kamis (22/4/2026), Stasiun Madiun menjadi salah satu pusat kegiatan dengan ratusan peserta dari berbagai jenjang pendidikan.
Sebanyak 112 siswa dari RA Musa’idin Gambiran mengikuti perjalanan edukatif menggunakan KA Sancaka menuju Jombang dan kembali dengan KA Ranggajati. Sementara itu, 65 siswa dari TK Kartika IV-24 Kodim Ngawi menjajal pengalaman naik KA Singasari relasi Ngawi–Madiun, sebelum kembali menggunakan KA Matarmaja.
Antusiasme serupa juga terlihat dari 217 peserta TK Siwipeni Nambangan Lor yang mengikuti perjalanan edukatif menggunakan KA Sancaka dan KA Logawa.
Tak hanya itu, program Fun Trip With BIAS turut menyedot perhatian. Ratusan peserta dari berbagai sekolah seperti SDN Babadan 3 Paron, TK Kemala Bhayangkari, hingga kelompok wisata pendidikan lainnya ikut merasakan pengalaman seru menjelajah jalur kereta api di wilayah Madiun dan sekitarnya.
Manager Humas Daop 7 Madiun, Tohari, menjelaskan bahwa konsep edukasi sengaja dikemas interaktif agar mudah dipahami anak-anak.
“Materi edukasi kami buat menyenangkan. Anak-anak diajak langsung mempraktikkan proses boarding yang benar sekaligus memahami pentingnya menjaga fasilitas kereta api dari vandalisme,” ujarnya.
Menurutnya, menanamkan kesadaran sejak dini merupakan langkah strategis untuk membentuk generasi yang peduli terhadap keselamatan transportasi.
“Kami berharap mereka bisa menjadi duta keselamatan di lingkungan masing-masing,” tambahnya.
Program ini juga membuka peluang bagi sekolah lain yang ingin memberikan pengalaman serupa kepada para siswa. KAI Daop 7 Madiun menyatakan kegiatan ini rutin digelar setiap pekan dengan mekanisme pendaftaran yang mudah melalui koordinasi dengan pihak terkait.
Lebih dari sekadar perjalanan, program ini menjadi ruang belajar yang menyenangkan sekaligus membangun kedekatan antara dunia transportasi publik dan generasi muda.
Penulis: Chandra
Editor: Redaksi
Sumber: Humas KAI Daop 7 Madiun (diolah redaksi)










Komentar