Min.co.id | Madiun – Di tengah rutinitas kerja yang padat dan tuntutan pelayanan transportasi yang tidak pernah berhenti, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mencoba menghadirkan jeda penting bagi para pegawainya—bukan untuk berhenti bekerja, tetapi untuk lebih peduli pada tubuh yang setiap hari menopang pekerjaan itu sendiri.
Melalui Webinar Kesehatan Series 7 yang digelar pada Rabu (15/4), KAI Daop 7 Madiun mengangkat tema “Mencegah Nyeri Punggung dan Cedera Akibat Kerja”, sebuah isu kesehatan yang kerap dianggap sepele, namun diam-diam menjadi ancaman bagi produktivitas pekerja.
Diselenggarakan secara daring melalui Zoom Meeting, kegiatan ini menjadi ruang edukasi sekaligus pengingat bahwa kesehatan pekerja adalah fondasi utama keselamatan dan pelayanan publik.
Webinar dibuka oleh Dokter Fungsional 3, dr. Kun Chyntia Mega Ningrum, yang menekankan pentingnya membangun kesadaran sejak dini terkait risiko nyeri punggung dan cedera akibat aktivitas kerja.
Ia menyoroti bahwa banyak pekerja sering mengabaikan tanda-tanda awal gangguan kesehatan karena terbiasa dengan ritme kerja yang cepat.
“Diharapkan kegiatan ini dapat meningkatkan pengetahuan dan kesadaran seluruh pegawai mengenai pentingnya menjaga kesehatan,” ujarnya.
Di balik pesan itu, tersimpan ajakan sederhana namun penting: bahwa tubuh juga memiliki batas yang perlu dijaga.
Materi utama disampaikan oleh dr. Teddy Wijaya, Sp. An-TI, FIP, AIFO-K, yang menjelaskan secara rinci tentang nyeri punggung—mulai dari penyebab, faktor risiko, hingga tanda-tanda yang perlu diwaspadai.
Namun lebih dari sekadar teori medis, materi ini membuka perspektif baru bagi peserta: bahwa cedera kerja sering kali berawal dari kebiasaan kecil yang diabaikan setiap hari.
Sesi berlangsung interaktif. Pertanyaan demi pertanyaan mengalir dari peserta yang ingin memahami cara kerja yang lebih aman dan ergonomis, seolah menyadari bahwa kesehatan bukan lagi hal yang bisa ditunda.
Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menciptakan lingkungan kerja yang sehat, aman, dan produktif.
“Melalui kegiatan webinar kesehatan ini, kami berharap seluruh pegawai semakin peduli terhadap kondisi kesehatannya. Dengan tubuh yang sehat dan bugar, tentu akan mendukung kinerja yang optimal serta meningkatkan keselamatan kerja,” ujarnya.
Pernyataan itu menjadi penegasan bahwa di balik layanan transportasi yang lancar, ada manusia-manusia yang juga perlu dijaga kesehatannya.
Dari ruang virtual sederhana itu, pesan yang lahir bukan hanya tentang nyeri punggung, tetapi tentang pentingnya menghargai tubuh sebagai bagian dari keberlangsungan kerja.
KAI Daop 7 Madiun berharap, kesadaran ini tidak berhenti di layar Zoom, tetapi menjadi kebiasaan baru di tempat kerja—lebih peduli, lebih sehat, dan lebih manusiawi.
Penulis: Chandra
Editor: Redaksi
Sumber: Diolah dari rilis Humas Polda Jabar










Komentar