Dari Rumah Rapuh Menuju Harapan Baru: Sentuhan Polri Hadirkan Hunian Layak bagi Warga Indramayu

INDRAMAYU | Di sebuah sudut desa di Kecamatan Losarang, harapan baru mulai berdiri perlahan. Dinding rumah yang dulu rapuh kini berganti dengan bangunan yang lebih kokoh. Bagi sebagian warga, rumah sederhana itu bukan sekadar tempat berlindung, melainkan simbol kehidupan yang lebih layak.

Perubahan itu menjadi bagian dari program renovasi Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) yang digagas oleh Kepolisian Daerah Jawa Barat. Program tersebut mendapat perhatian langsung dari Wakapolda Jawa Barat Brigjen Pol Adi Vivid Agustiadi Bachtiar, yang meninjau proses pembangunan rumah warga di wilayah Losarang, Jumat (6/3/2026).

Didampingi Kapolres Indramayu AKBP Mochamad Fajar Gemilang beserta jajaran, Wakapolda meninjau dua lokasi renovasi rumah di Desa Krimun. Rumah-rumah yang sebelumnya tidak layak huni kini sedang diperbaiki agar menjadi tempat tinggal yang lebih aman dan nyaman bagi penghuninya.

Bagi warga setempat, bantuan tersebut terasa sangat berarti. Rumah yang sebelumnya sempit dan rapuh kini perlahan berubah menjadi hunian yang lebih layak untuk ditinggali bersama keluarga.

Kapolres Indramayu, AKBP Mochamad Fajar Gemilang melalui Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno menjelaskan bahwa program ini merupakan wujud kepedulian sosial kepolisian kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Ini adalah bentuk nyata kepedulian Polri kepada masyarakat, khususnya bagi warga yang membutuhkan tempat tinggal yang layak,” ujarnya.

Program renovasi rumah ini merupakan tindak lanjut dari arahan Kapolda Jawa Barat Rudi Setiawan, yang menargetkan pembangunan tambahan puluhan rumah layak huni bagi masyarakat kurang mampu di berbagai wilayah Jawa Barat.

Hingga awal Maret 2026, Polda Jabar tercatat telah merealisasikan pembangunan 168 unit rumah layak huni di sejumlah daerah. Selain itu, pembangunan tambahan sekitar 30 unit rumah juga tengah dipersiapkan untuk membantu lebih banyak keluarga yang membutuhkan.

Lebih dari sekadar pembangunan fisik, program tersebut juga menjadi jembatan kedekatan antara kepolisian dan masyarakat. Kehadiran aparat di tengah warga tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga menghadirkan kepedulian kemanusiaan.

Bagi keluarga penerima manfaat, rumah yang lebih layak berarti kehidupan yang lebih tenang. Di dalamnya tersimpan harapan baru tempat anak-anak tumbuh, keluarga berkumpul, dan masa depan yang lebih baik mulai dibangun dari sebuah rumah sederhana. (*)

Sumber: Humas Polres Indramayu                                                                                        Editor: Redaksi

Komentar

News Feed