PLN Nusantara Power Services Gandeng KEPCO KPS Korea Selatan, Bidik Pasar Energi Global

JATIM |  Ekspansi industri ketenagalistrikan Indonesia ke panggung internasional semakin diperkuat. Anak usaha PLN Nusantara Power di bidang operasi dan pemeliharaan pembangkit, PLN Nusantara Power Services (PLN NPS), resmi menjalin kemitraan strategis dengan perusahaan global asal Korea Selatan, KEPCO Plant Service & Engineering (KEPCO KPS).

Kerja sama tersebut ditandai melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) bertajuk Strategic Business Collaboration in the Power Sector for Global Markets, yang ditandatangani Direktur Utama PLN NPS Jakfar Sadiq bersama President & CEO KEPCO KPS Kim Hongyoun sebagai langkah awal kolaborasi jangka panjang di sektor energi global.

Kemitraan ini membuka peluang pengembangan proyek bersama serta partisipasi dalam berbagai tender internasional. Selain itu, kedua perusahaan juga akan memperkuat kolaborasi dalam peningkatan kapasitas sumber daya manusia, transfer teknologi, hingga pengembangan inovasi pembangkitan listrik yang lebih efisien dan berkelanjutan.

Direktur Utama PLN Nusantara Power, Ruly Firmansyah, menilai kolaborasi tersebut menjadi momentum penting bagi PLN Group untuk meningkatkan daya saing di tingkat global. Menurutnya, sinergi dengan perusahaan energi internasional akan mempercepat peningkatan kapabilitas teknis sekaligus memperluas jaringan bisnis luar negeri.

Kerja sama ini mencakup berbagai layanan strategis, mulai dari operation & maintenance (O&M), maintenance repair & overhaul (MRO), engineering services, peningkatan keandalan pembangkit, hingga pengembangan teknologi dekarbonisasi sebagai bagian dari transisi energi menuju sistem rendah emisi.

Direktur Utama PLN NPS Jakfar Sadiq menegaskan bahwa kemitraan ini menjadi langkah transformasi perusahaan agar mampu bersaing di industri jasa pembangkitan global. Ia optimistis kolaborasi tersebut tidak hanya membuka peluang ekspansi pasar internasional, tetapi juga mempercepat alih pengetahuan dan teknologi bagi penguatan kompetensi nasional.

Sementara itu, President & CEO KEPCO KPS Kim Hongyoun menyebut kerja sama ini sebagai fondasi penciptaan nilai jangka panjang yang tidak hanya berorientasi bisnis, tetapi juga kontribusi terhadap tantangan energi dunia, termasuk peningkatan keandalan pasokan listrik dan pengurangan emisi karbon.

Saat ini PLN NPS memiliki pengalaman luas dalam layanan operasi dan pemeliharaan pembangkit dengan pengelolaan 128 mesin di 58 lokasi berkapasitas total 7.175 MW. Perusahaan juga telah terlibat dalam berbagai proyek internasional di sejumlah negara seperti Arab Saudi, Kuwait, Malaysia, Hong Kong, dan Bangladesh.

Melalui kolaborasi dengan KEPCO KPS, PLN NPS menargetkan penguatan posisi sebagai penyedia layanan pembangkitan berstandar global sekaligus mendukung transformasi sektor energi menuju sistem yang lebih andal, efisien, dan berkelanjutan. (*)

Sumber : Diskominfo Jatim                                                                                                          Editor    : Redaksi

Komentar

News Feed