Min.co.id ~ Indramayu ~ Di tengah sorotan publik terhadap institusi kepolisian, secercah inspirasi lahir dari lapangan apel Mapolres Indramayu, Senin (5/5/2025).
Seorang perwira pertama, Ipda Ruchiatna, menjadi simbol nyata dari pengabdian tanpa pamrih yang akhirnya berbuah manis dalam bentuk kenaikan pangkat pengabdian.
Upacara Korp Raport Kenaikan Pangkat Pengabdian digelar dengan khidmat dan penuh makna, dipimpin langsung oleh Kapolres Indramayu, AKBP Ari Setyawan Wibowo, S.H., S.I.K., M.Si. sebagai Inspektur Upacara. Upacara ini turut dihadiri Kabag SDM Kompol Bekti Setiawan, S.I.P., M.Si. sebagai Perwira Upacara dan Ipda Eka Purwanto sebagai Komandan Upacara.
Momen puncak dalam upacara ini adalah penyematan pangkat baru kepada Ipda Ruchiatna, yang sehari-hari menjabat sebagai Ps. Ka SPK I Polsek Losarang.
Kenaikan pangkat ini bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk penghormatan atas dedikasi panjang, integritas, dan loyalitasnya dalam mengabdi kepada institusi dan masyarakat.
Dalam amanatnya, Kapolres AKBP Ari Setyawan Wibowo menyampaikan bahwa kenaikan pangkat pengabdian bukanlah hadiah instan, melainkan hasil dari proses penilaian menyeluruh melalui Sistem Informasi Penilaian Kinerja (SIPK).
Ia menekankan bahwa pangkat bukan hak semata, tapi pencapaian yang hanya diraih oleh mereka yang menunjukkan kinerja konsisten, etika terpuji, dan semangat profesionalisme tinggi.
“Kenaikan pangkat adalah bentuk penghargaan institusi terhadap pengabdian tanpa cela. Ini adalah bukti bahwa Polri menilai bukan hanya dari masa kerja, tapi dari nilai-nilai kejujuran, loyalitas, dan semangat melayani,” tegas Kapolres.
Terpisah, Kasie Humas Polres Indramayu AKP Tarno menjelaskan bahwa kenaikan pangkat pengabdian menjadi refleksi nilai-nilai luhur dalam tubuh Polri.
Ia menyebut Ipda Ruchiatna sebagai teladan bagi anggota lainnya, terutama dalam menghadirkan pelayanan yang humanis dan penuh tanggung jawab di tengah masyarakat.
“Penghargaan ini bukan hanya milik Ipda Ruchiatna, tapi juga menjadi cambuk bagi seluruh personel agar terus memperbaiki diri, menjaga nama baik institusi, dan menjadikan Tribrata serta Catur Prasetya sebagai pedoman hidup,” ujar AKP Tarno.
Upacara ini bukan sekadar seremoni, melainkan pesan kuat bahwa dalam tubuh Polri masih hidup semangat keteladanan dan dedikasi.
Sosok Ipda Ruchiatna kini menjadi panutan bahwa dalam sunyi dan kerja yang tak selalu terlihat, sebuah prestasi tetap bisa tumbuh dan diakui.
Editor : Redaksi Min.co.id









Komentar