Min.co.id ~ Indramayu ~ Nuansa religius begitu terasa dalam apel pagi ASN Pemkab Indramayu yang digelar di Alun-Alun Indramayu, Selasa (8/4/2025). Dalam kesempatan tersebut, Bupati Indramayu Lucky Hakim memberikan apresiasi tak biasa kepada para ASN bukan karena capaian kinerja, melainkan karena ketekunan mereka dalam mengkhatamkan Al-Qur’an selama bulan suci Ramadan.
“Siapa di sini yang berhasil khatam Al-Qur’an selama Ramadan? Angkat tangan!” tanya Lucky dengan semangat dalam amanatnya.
Beberapa tangan pun terangkat dengan bangga mereka adalah ASN yang mengikuti program mengaji 15 menit sebelum bekerja dan program keagamaan lainnya yang diinisiasi Pemkab Indramayu selama Ramadan. Para ASN ini tidak hanya menjalankan tugas birokrasi, tapi juga menjalankan tugas spiritual dengan penuh dedikasi.
Bupati pun menyebut satu per satu ASN yang patut menjadi teladan , Harto Prayitno dari Bagian Kesra Setda Indramayu berhasil khatam 5 kali , Iflakiyah Ubaedah dari Puskesmas Babadan dan dr. Laely Trisfillaely dari RSUD Indramayu masing-masing khatam 3 kali , Haidar Syamsail dari Kecamatan Jatibarang menuntaskan khatam 1 kali.
“Apresiasi ini saya berikan secara pribadi sebagai bentuk penghargaan dan kebanggaan. Ini bukan hanya soal mengaji, tapi mencerminkan karakter ASN yang religius, fokus, dan tekun,” ujar Lucky yang hadir didampingi Wakil Bupati Syaefudin.
Lebih dari sekadar penghargaan, Lucky Hakim menyebut bahwa pencapaian para ASN ini sejalan dengan program unggulan “Indramayu Mengaji”, bagian dari visi besar Indramayu Reang, yang ingin menumbuhkan budaya religius dan spiritualitas dalam kehidupan masyarakat serta pemerintahan.
Menurutnya, Indramayu yang religius bukan hanya mimpi. Ia sedang dibangun secara perlahan dari ruang kerja hingga ruang publik. Dan ASN adalah garda terdepan dalam membawa semangat ini.
“Saya ingin kantor-kantor di lingkungan Pemkab bukan sekadar tempat kerja, tapi juga tempat menyemai nilai-nilai keagamaan dan kebaikan. ASN yang rajin mengaji akan bekerja dengan hati yang bersih dan penuh tanggung jawab,” tambahnya.
Apel pagi itu bukan hanya menjadi momen kedisiplinan birokrasi, tapi juga refleksi nilai-nilai spiritual yang hidup dalam sistem pemerintahan. Sebuah pemandangan yang membuat masyarakat makin percaya bahwa Indramayu sedang berjalan ke arah yang lebih baik berkarakter, bermartabat, dan tentu saja, berkah.(*)
Editor : Achmad










Komentar